"Welcoming space to Elevate your Knowledge and Information"

DAFTAR ISTILAH PERPUSTAKAAN  

Nama Istilah Perpustakaan : Abstrak

Arti : Ringkasan isi sebuah artikel, buku atau penerbitan lainnya

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : ALA

Arti :  American Library Association, organisasi pustakawan di Amerika Serikat dan Inggris berdiri tahun 1876 yang bertujuan mempromosikan atau memajukan jasa perpustakaan dan kepustakawanan.

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alamat Bibliografis

Arti :  Dalam dunia perpustakaan dikenal dengan nama impresum, yang mencakup informasi mengenai produksi dokumen yaitu tempat publikasi, nama penerbit, dan impresum (tahun penerbitan atau pencetakan)

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca (reader)

Arti : Alat dalam reprografi untuk memantulkan gambaran yang dapat dibaca dari mikrokopi pada layar atau suatu permukaan yang tembus cahaya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Cetak (reader printer)

Arti :  Alat baca mikrofilm yang juga mencetak dan membesarkan mikrofilm secara cepat untuk reproduksi dokumen

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikro (microreader)

Arti :  Alat baca berupa proyektor yang digunakan untuk membaca mikrofilm atau mikrofis; tulisan yang ada dalam mikrofilm atau mikrofis itu diproyeksikan pada permukaan layar alat baca mikrofilm; alat baca mikrofis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikrofilm (microfilm reader)

Arti :  Alat untuk membaca rekaman mikro dengan cara memperbesar proyeksi pada layar yang jernih, pada kertas putih, atau pada dinding; dapat juga merupakan mesin untuk membaca salinan mikro pada bahan yang tak tembus cahaya; cahaya yang jatuh pada salinan mikro kemudian diproyeksikan ke atas layar dengan memakai sistem optikal, atau mesin untuk membaca mikro pada film (mikrofilm atau mikrofis)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikrofis (microfiche reader)

Arti :  Mesin untuk membaca bahan-bahan yang berbentuk mikrofis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Bantu Pengajaran (teachi­ng aids)

Arti :     Alat peraga untuk memperjelas pengajaran yang dapat berupa gambar, salindia, film, kaset, dan piringan hitam

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Analisis Faset (fase analysis)

Arti :     Analisis subjek untuk menetapkan ciri-ciri yang digunakan untuk membagi subjek itu dihubungkan dengan kelima kategori fundamental (dalam klasifikasi)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Aneka Subjek (polytopical)

Arti :  pembahasan beberapa subjek

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Anotasi (annotation)

Arti : Catatan (yang ditambahkan) pada entri katalog, daftar bacaan, atau bibliografi untuk menjelaskan, mengevaluasi, atau menerangkan subjek dan isi buku: kadang-kadang juga menjelaskan hal-hal khusus yang dimaksud pengarang; pada mulanya digunakan untuk semua catatan pada kolasi, tetapi dewasa ini catatan bibliografi dianggap sebagai bagian kelima entri utama, sedangkan anotasi dianggap sebagai bagian keenam atau bagian terakhirnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Antologi (anthology)

Arti :  Kumpulan karya pilihan, biasanya puisi, atau karya mengenai suatu subjek dari seorang pengarang atau sejumlah pengarang yang mempunyai ciri sama, seperti karya-karya kesusastraan lihat juga bunga rampai; karya kumpulan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Apograf (apograph)

Arti :  Kopi manuskrip asli

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)    

 

Nama Istilah Perpustakaan :           Artotek

Arti :     Perpustakaan gambar dan seni rupa

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Aturan Penjajaran (filing code)

Arti :     Peraturan untuk menyusun entri dalam katalog atau jajaran lainnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Autobiografi

Arti :     Riwayat hidup seseorang yang ditulis sendiri oleh yang bersangkutan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Autografi

Arti : (1) tulisan tangan seorang pengarang

(2) proses litografi untuk memproduksi tulisan, gambar, dan sebagainya dalam faksimil

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Baca-baca (browsing)

Arti :  (1) membaca koleksi secara acak tanpa memperhatikan strategi penelusuran;

(2) memilih dan memeriksa sejumlah dokumen satu per satu

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bacaan Asas (primer)

Arti :     Pengantar sederhana mengenai subjek tertentu yang mungkin digunakan sebagai buku sekolah untuk memberikan dasar pengetahuan subjek itu

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan bibliografi (bibliographic item)

Arti :  Karangan dalam terbitan berkala, laporan teknis, paten, monograf, atau satu bab pada simposium, yang dapat diberi entri tersendiri dalam katalog atau bibliografi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Bukan Buku (non-book materials)

Arti : Bahan pustaka yang tidak termasuk dalam difinisi buku, majalah, atau pamflet, dan memerlukan penanganan khusus; misalnya, bahan audiovisual, bahan jajaran vertikal dan bahan lainnya yang mirip dan tidak dibuatkan entri katalog; disebut juga bahan nonbuku

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bahan Cetak (printed matter)

Arti :  Karya tulis yang dicetak, kata-katanya tersusun dalam bentuk yang mudah dimengerti daripada dalam bentuk yang penuh gaya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bahan Kartografi (cartographic material)

Arti : Semua bahan yang secara keseluruhan atau sebagian menggambarkan bumi atau benda angkasa dalam semua skala, termasuk peta dan gambar rencana dalam 2 dan 3 dimensi; peta penerbangan, pelayaran, dan angkasa; bola peta bumi; diagram balok; belahan; foto udara, satelit, dan foto ruang angkasa; atlas; gambar udara selayang pandang, dan sebagainya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan pandang-dengar (audio-visual material)

Arti : Bahan bukan buku, seperti piringan hitam, pita rekaman, salindia, transparansi, film, dan filmstrip yang memerlukan alat lain untuk dapat dimanfaatkan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Rujukan (reference material)

Arti : Buku dan bahan pustaka lain yang tidak boleh dipinjam atau digunakan di luar perpustakaan, baik karena penggunaannya hanya memakan waktu singkat maupun karena bahan pustaka itu termasuk koleksi yang tidak boleh dipinjamkan; disebut juga bahan acuan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Indeks (indexing language)

Arti :  (1) perangkat istilah pengindeksan seperti yang digunakan pada sistem temu kembali khusus; bahasa tersebut dapat lazim (bahasa pada dokumen yang diindeks), berstruktur, atau terkendali (dikelaskan); pengujian yang dilakukan pada sejumlah kosakata menunjukkan bahwa apabila didasari dengan bahsa lazim dapat memebrikan hasil yang lebih baik daripada dengan bahasa berstruktur;

(2) sarana/alat pengindeksan yang terdiri dari kosakata indeks beserta peraturan-peraturan pemakaiannya; misalnya, skema klasifikasi; tesaurus; lihat juga bahasa alamiah; bahasa indeks terkendali

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Indeks Terkendali (artificial indexing language)

Arti :  Satu perangkat simbol atau angka, yang terdiri atas ungkapan atau kata-kata, disusun menurut peraturan tertentu yang mewakili fakta atau gagasan (dalam temu kembali informasi, pengindeksan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Multilingual

Arti :  Digunakan oleh unit informasi atau sistem informasi yang melayani pemakai yang menggunakan dua bahasa atau lebih, tidak dapat hanya melayani satu bahasa saja.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliogarfi (bibliography)

Arti :  Istilah bibliografi sekarang ini menjadi kabur karena adanya berbagai istilah digunakan oleh berbagai kelompok (yang berbeda) untuk pengertian yang sama; hal ini terjadi karena bibliografi dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga berbagai jenis (uraian) bibliografi atau penyusunan dapat mendukung terjadinya bibliografi; bibliografi dapat dibagi menjadi dua kelompok utama : (1) sejarah penerbitan atau bibliografi analitis; (2) bibliografi bersistem atau bibliografi enumeratif

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliografi

Arti :  1. Daftar referensi dari sebuah hasil karya baik berupa buku, artikel, ataupun sumber-sumber elektronik pada suatu bidang tertentu. Bibliografi biasanya berada di bagian akhir dari halaman buku, artikel atau publikasi lainnya. Lihat Daftar Referensi

2. Koleksi referensi yang berisi informasi berupa daftar koleksi pada bidang ilmu atau lembaga tertentu.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliografi analitis (analytical bibliography; critical bibliography)

Arti :  Bibliografi yang menentukan fakta dan data mengenai suatu terbitan dengan jalan memeriksa angka kuras, kata kunci, cap tanda tidak dipakai lagi, dan tanda merek, serta membuat cacatannya dalam bentuk yang diakui; disebut juga bibliogarfi kritis; lihat juga sejarah penerbitan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Abstrak

Arti :  Ringkasan isi sebuah artikel, buku atau penerbitan lainnya

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : ALA

Arti :  American Library Association, organisasi pustakawan di Amerika Serikat dan Inggris berdiri tahun 1876 yang bertujuan mempromosikan atau memajukan jasa perpustakaan dan kepustakawanan.

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alamat Bibliografis

Arti : Dalam dunia perpustakaan dikenal dengan nama impresum, yang mencakup informasi mengenai produksi dokumen yaitu tempat publikasi, nama penerbit, dan impresum (tahun penerbitan atau pencetakan)

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca (reader)

Arti : Alat dalam reprografi untuk memantulkan gambaran yang dapat dibaca dari mikrokopi pada layar atau suatu permukaan yang tembus cahaya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Cetak (reader printer)

Arti : Alat baca mikrofilm yang juga mencetak dan membesarkan mikrofilm secara cepat untuk reproduksi dokumen

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikro (microreader)

Arti : Alat baca berupa proyektor yang digunakan untuk membaca mikrofilm atau mikrofis; tulisan yang ada dalam mikrofilm atau mikrofis itu diproyeksikan pada permukaan layar alat baca mikrofilm; alat baca mikrofis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikrofilm (microfilm reader)

Arti : Alat untuk membaca rekaman mikro dengan cara memperbesar proyeksi pada layar yang jernih, pada kertas putih, atau pada dinding; dapat juga merupakan mesin untuk membaca salinan mikro pada bahan yang tak tembus cahaya; cahaya yang jatuh pada salinan mikro kemudian diproyeksikan ke atas layar dengan memakai sistem optikal, atau mesin untuk membaca mikro pada film (mikrofilm atau mikrofis)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Alat Baca Mikrofis (microfiche reader)

Arti :  Mesin untuk membaca bahan-bahan yang berbentuk mikrofis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Bantu Pengajaran (teaching aids)

Arti :  Alat peraga untuk memperjelas pengajaran yang dapat berupa gambar, salindia, film, kaset, dan piringan hitam

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Analisis Faset (fase analysis)

Arti : Analisis subjek untuk menetapkan ciri-ciri yang digunakan untuk membagi subjek itu dihubungkan dengan kelima kategori fundamental (dalam klasifikasi)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Aneka Subjek (polytopical)

Arti :  pembahasan beberapa subjek

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Anotasi (annotation)

Arti : Catatan (yang ditambahkan) pada entri katalog, daftar bacaan, atau bibliografi untuk menjelaskan, mengevaluasi, atau menerangkan subjek dan isi buku: kadang-kadang juga menjelaskan hal-hal khusus yang dimaksud pengarang; pada mulanya digunakan untuk semua catatan pada kolasi, tetapi dewasa ini catatan bibliografi dianggap sebagai bagian kelima entri utama, sedangkan anotasi dianggap sebagai bagian keenam atau bagian terakhirnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Antologi (anthology)

Arti :  Kumpulan karya pilihan, biasanya puisi, atau karya mengenai suatu subjek dari seorang pengarang atau sejumlah pengarang yang mempunyai ciri sama, seperti karya-karya kesusastraan lihat juga bunga rampai; karya kumpulan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Apograf (apograph)

Arti :  Kopi manuskrip asli

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)    

 

Nama Istilah Perpustakaan : Artotek

Arti : Perpustakaan gambar dan seni rupa

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Aturan Penjajaran (filing code)

Arti : Peraturan untuk menyusun entri dalam katalog atau jajaran lainnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Autobiografi

Arti :  Riwayat hidup seseorang yang ditulis sendiri oleh yang bersangkutan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Autografi

Arti :  (1) tulisan tangan seorang pengarang

(2) proses litografi untuk memproduksi tulisan, gambar, dan sebagainya dalam faksimil

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Baca-baca (browsing)

Arti :  (1) membaca koleksi secara acak tanpa memperhatikan strategi penelusuran;

(2) memilih dan memeriksa sejumlah dokumen satu per satu

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bacaan Asas (primer)

Arti :  Pengantar sederhana mengenai subjek tertentu yang mungkin digunakan sebagai buku sekolah untuk memberikan dasar pengetahuan subjek itu

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan bibliografi (bibliographic item)

Arti : Karangan dalam terbitan berkala, laporan teknis, paten, monograf, atau satu bab pada simposium, yang dapat diberi entri tersendiri dalam katalog atau bibliografi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bahan Bukan Buku (non-book materials)

Arti : Bahan pustaka yang tidak termasuk dalam difinisi buku, majalah, atau pamflet, dan memerlukan penanganan khusus; misalnya, bahan audiovisual, bahan jajaran vertikal dan bahan lainnya yang mirip dan tidak dibuatkan entri katalog; disebut juga bahan nonbuku

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Cetak (printed matter)

Arti : Karya tulis yang dicetak, kata-katanya tersusun dalam bentuk yang mudah dimengerti daripada dalam bentuk yang penuh gaya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Kartografi (cartographic material)

Arti : Semua bahan yang secara keseluruhan atau sebagian menggambarkan bumi atau benda angkasa dalam semua skala, termasuk peta dan gambar rencana dalam 2 dan 3 dimensi; peta penerbangan, pelayaran, dan angkasa; bola peta bumi; diagram balok; belahan; foto udara, satelit, dan foto ruang angkasa; atlas; gambar udara selayang pandang, dan sebagainya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan pandang-dengar (audio-visual material)

Arti :  Bahan bukan buku, seperti piringan hitam, pita rekaman, salindia, transparansi, film, dan filmstrip yang memerlukan alat lain untuk dapat dimanfaatkan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Rujukan (reference material)

Arti : Buku dan bahan pustaka lain yang tidak boleh dipinjam atau digunakan di luar perpustakaan, baik karena penggunaannya hanya memakan waktu singkat maupun karena bahan pustaka itu termasuk koleksi yang tidak boleh dipinjamkan; disebut juga bahan acuan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Indeks (indexing language)

Arti :    (1) perangkat istilah pengindeksan seperti yang digunakan pada sistem temu kembali khusus; bahasa tersebut dapat lazim (bahasa pada dokumen yang diindeks), berstruktur, atau terkendali (dikelaskan); pengujian yang dilakukan pada sejumlah kosakata menunjukkan bahwa apabila didasari dengan bahsa lazim dapat memebrikan hasil yang lebih baik daripada dengan bahasa berstruktur;

(2) sarana/alat pengindeksan yang terdiri dari kosakata indeks beserta peraturan-peraturan pemakaiannya; misalnya, skema klasifikasi; tesaurus; lihat juga bahasa alamiah; bahasa indeks terkendali

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Indeks Terkendali (artificial indexing language)

Arti :  Satu perangkat simbol atau angka, yang terdiri atas ungkapan atau kata-kata, disusun menurut peraturan tertentu yang mewakili fakta atau gagasan (dalam temu kembali informasi, pengindeksan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Multilingual

Arti :  Digunakan oleh unit informasi atau sistem informasi yang melayani pemakai yang menggunakan dua bahasa atau lebih, tidak dapat hanya melayani satu bahasa saja.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliogarfi (bibliography)

Arti : Istilah bibliografi sekarang ini menjadi kabur karena adanya berbagai istilah digunakan oleh berbagai kelompok (yang berbeda) untuk pengertian yang sama; hal ini terjadi karena bibliografi dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga berbagai jenis (uraian) bibliografi atau penyusunan dapat mendukung terjadinya bibliografi; bibliografi dapat dibagi menjadi dua kelompok utama : (1) sejarah penerbitan atau bibliografi analitis; (2) bibliografi bersistem atau bibliografi enumeratif

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi

Arti :  1. Daftar referensi dari sebuah hasil karya baik berupa buku, artikel, ataupun sumber-sumber elektronik pada suatu bidang tertentu. Bibliografi biasanya berada di bagian akhir dari halaman buku, artikel atau publikasi lainnya. Lihat Daftar Referensi

2. Koleksi referensi yang berisi informasi berupa daftar koleksi pada bidang ilmu atau lembaga tertentu.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliografi analitis (analytical bibliography; critical bibliography)

Arti : Bibliografi yang menentukan fakta dan data mengenai suatu terbitan dengan jalan memeriksa angka kuras, kata kunci, cap tanda tidak dipakai lagi, dan tanda merek, serta membuat cacatannya dalam bentuk yang diakui; disebut juga bibliogarfi kritis; lihat juga sejarah penerbitan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Nasional (national bibliography; regional bibliography)

Arti : Bibliografi yang mendaftar semua buku dan karya lain yang diterbitkan atau yang didistribusikan dalam jumlah yang cukup berarti di negara tertentu; kadang-kadang istilah ini digunakan untuk terbitan-terbitan baru di dalam kurun waktu tertentu, dan kadang-kadang untuk terbitan dalam kurun waktu yang cukup panjang atau selama beberapa tahun; istilah unu juga digunakan untuk menunjukkan bibliografi terbitan mengenai suatu negara, baik yang ditulis oleh warga negaranya maupun bukan, dan terbitan yang ditulis dalam bahasa negara serta terbitan di negara tersebut

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Pengarang (author bibliography)

Arti : Bibliografi yang mendaftar buku, artikel, dan karya tulis lainnya oleh/atau mengenai pengarang tertentu; daftar ini juga dapat memuat karya biografi dan kritik terhadap karya pengarang itu atau karya-karyanya sendiri

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Primer (primary bibliography)

Arti :  (1) bibliografi asli yang "luas" atau"umum" yang memuat buku-buku yang masalahnya tidak saling berhubungan;

(2) bibliografi yang merupakan catatan asli dari seluruh atau sebagian dari suatu terbitan; lihat juga bibliografi sekunder

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Sekunder (secondary bibliography)

Arti : Bibliografi intensif atau khusus uang mendaftarkan buku mengenai satu subjek saja dan pendaftarannya dilakukan berdasarkan bibliografi primer

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Subjek (subject bibliography)

Arti :  Daftar bahan mengenai subjek atau individu tertentu

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Buku Induk (accessions book; accessions catalogue; accessions register)

Arti : Pencatatan utama mengenai penambahan buku pada koleksi perpustakaan; pemberian nomor ditentukan menurut datangnya buku di perpustakaan; buku induk dapat berbentuk buku atau kartu; dapat memberikan gambaran ringkas mengenai pengadaan buku sejak buku diterima sampai dikeluarkan dari koleksi perpustakaan; disebut juga daftar tambahan

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Buku Panduan (guide book)

Arti : Buku pedoman/petunjuk untuk para pelancong atau wisatawan yang memuat keterangan mengenai negara, daerah, atau suatu tempat penginapan (hotel, losmen, dan sebagainya); disebut juga buku petunjuk

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Buku Pedoman (handbook; manual)

Arti :  Karya mengenai subjek tertentu, sering merupakan karya yang mencakup keseluruhan subjek itu yang memberikan informasi ringkas; lebih khusus adalah terbitan ilmiah untuk para ahli lapangan, berfungsi sebagai buku rujukan yang secara terus-menerus harus diperbaharui; disebut juga buku pegangan

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Buku Rujukan Ringkas (quick reference books)

Arti : Buku-buku yang memeiliki sifat rujukan seperti direktori dan berbagai kamus; disebut juga buku acuan ringkas

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Buku Teks (textbook)

Arti :  Buku yang ditulis khsuus untuk mereka yang sedang belajar dan akan mengikuti ujian mengenai suatu subjek

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Buku Tempahan (reserved book)

Arti : Buku yang dikembalikan oleh seorang pembaca, kemudian ditahan untuk jangka waktu tertentu bagi pembaca yang lain, sampai pembaca itu datang dan meminjamnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bunga Rampai (anthology)

Arti : Karya yang memuat karangan tiga orang atau lebih dengan dipimpin oleh seorang pengarang utama; lihat juga antologi

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Catatan Bibliografis (bibliographical note)

Arti : (1) catatan sering catatan kaki, berisi rujukan ke satu atau beberapa buku/karangan yang menjadi sumber suatu karya;

(2) catatan pada katalog atau bibliografi yang berkaitan dengan sejarah penerbitan atau deskripsi buku;

(3) catatan, catatan kaki, atau anotasi dalam katalog yang menyebutkan adanya bibliografi dalam suatu buku

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Catatan Kaki ( bottom note; footnote)

Arti :  Catatan yang terletak di bagian bawah halaman, biasanya dengan tipe huruf yang lebih kecil dibandingkan dengan teksnya, berfungsi sebagai rujukan, otorita yang menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan teks di atasnya

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Daftar Istilah (glossary)

Arti :(1) daftar berabjad yang berisi istilah-istilah sulit, usang/kuno, tidak lazim, teknis, dialek, atau lainnya dalam suatu bidang ilmu, biasanya disertakan pada batasan atau definisinya;

(2) sekumpulan sinonim atau padanan kata dari dua bahasa atau lebih

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Daftar Referensi

Arti : Kumpulan sumber informasi yang digunakan dalam sebuah penulisan, yang disusun secara alfabetis. Lihat Bibliografi

Sumber : http://petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan :Daftar Tajuk Subjek (subject heading lists)

Arti :  Daftar tajuk subjek yang berstruktur dan terkendali untuk digunakan dalam katalog beradjad; misalnya, Library of Congress Subject Headings (LCSH); lihat juga tersaurus

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dewey Decimal Classification (DDC)

Arti : Dibuat oleh Melvil Dewey sebagai klasifikasi pengetahuan untuk keperluan menyusun buku di perpustakaan. Terbit pada tahun 1876 dengan nama A Classification and Subject Index for Cataloguing and Arranging the Books and Pamphlets of a Library. DDC merupakan klasifikasi berdasarkan disiplin, bukan hanya pengelompokkan bahan pustaka berdasarkan subjek belaka. Pembagian kelas utama dan subklas berdasarkan disiplin akademis atau bidang kajian, bukannya berdasarkan subjek.

Sumber :Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Diorama (diorama)

Arti : Pola atau corak tiga dimensi dari suatu adegan atau pemandangan yang dihasilkan dengan menempatkan objek atau sasaran dan tokoh-tokoh di depan suatu latar belakang dengan perspektif yang sebenarnya sehingga dapat menggambarkan keadaan sebenarnya

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Disertasi (dissertation)

Arti :  Karya ilmiah yang disiapkan sebagai syarat untuk mencapai suatu gelar atau diploma

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dokumen Arsip (archival document)

Arti :    Dokumen yang diharapkan dapat tetap disimpan sedapat mungkin dalam bentuk aslinya untuk fakta yang ditunjukkan oleh dokumen itu sendiri dan dalam konteks dokumen itu

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dokumen Hukum (legal file)

Arti :  Koleksi bahan yang berhubungan dengan kasus-kasus hukum; boleh jadi termasuk laporan singkat, keputusan, atau kejadian yang bersejarah

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dokumentalis (documentalist)

Arti :Orang yang aktif dalam pekerjaan dokumentasi atau ahli informasi yang terlibat dalam pekerjaan mengumpulkan koleksi dan menyebarluaskan informasi; bertugas, antara lain, mengumpulkan informasi yang terdapat dalam dokumen, data, dan sumber lain serta meramunya menjadi informasi

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dokumentasi

Arti :Penyusunan, penyimpanan, temu balik penyebaran, evaluasi terhadap setiap informasi yang direkam dalam bidang ilmu pengetahuan (sains), teknologi, ilmu-ilmu sosial dan kemanusiaan

Sumber :Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Edisi

Arti :Memberikan informasi mengenai sebuah dokumen, dimana dokumen diterbitkan atau keterangan penerbitan dalam berbagai bentuk (misalnya edisi 3, edisi diperluas, revised and expanded edition by..., illustrated edition, edisi lengkap)

Sumber :Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan :Ensiklopedia (encyclopedia)

Arti :Terbitan yang memuat informasi mengenai semua subjek atau terbatas pada subjek tertentu, yang disusun secara bersistem (pada umumnya berabjad

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Eksplisit (explicit)

Arti :Pernyataan pada akhir teks suatu manuskrip atau buku awal masa cetak, atau pada akhir salah satu bagiannya, yang menunjukkan kesimpulannya; kadang-kadang juga memuat nama pengarang serta judul karya itu

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Guru Pustakawan (teacher librarian)

Arti :Seorang guru yang juga merangkap sebagai pustakawan perpustakaan sekolah

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Hak Pengarang (author`s right)

Arti : Hak yang diberikan kepada pengarang berdasarkan undang-undang hak cipta

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Hak Pengarang Dilindungi (all rights reserved)

Arti :Ungkapan di dalam buku, biasanya terletak di balik halaman judul; ungkapan itu memberitahukan bahwa hak cipta dilindungi dan tuntutan pengadilan akan diambil terhadap orang yang menyalahi hak cipta

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Awal (preliminaries)

Arti :Bagian buku yang mengawali halaman pertama; urutannya adalah : judul pengenal, halaman muka, judul buku, hal ihwal edisi penerbitan (tahun terbit pertama, tahun cetak ulang, dan edisi perbaikan selanjutnya), halaman penerbit, halaman persembahan, ucapan terima kasih, daftar isi, daftar ilustrasi, daftar singkatan, prakata, pengantar, daftar ralat; semuanya, kecuali halaman muka yang berhadapan dengan halaman judul harus dimulai pada halaman kanan, tetapi daftar ralat harus diletakkan pada halaman kiri atau dicetak pada lembar terpisah untuk kemudian direkatkan pada buku tersebut

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Belakang (back page)

Arti :    isi halaman buku atau manuskrip yang bernomor genap; bagian belakang halaman buku

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Isi (contents page)

Arti :  Halaman yang biasanya terdapat sebagai halaman awal yang memuat daftar isi buku

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Judul (title-page)

Arti : Rekto halaman kedua yang mencantumkan judul selengkapnya, judul tambahan (jika ada), nama lengkap pengarang dengan gelar pendidikan, edisi, nama, dan alamat penerbit, serta tanggal terbit, verso halaman itu juga memberikan keterangan edisi, nama percetakan, kadang-kadang alamatnya, nama penjilid, jenis huruf, dan kertas yang dipakai, pemegang hak cipta; untuk buku-buku Amerika dicantumkan juga nomor kartu Library of Congress

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Judul Tambahan (added title page)

Arti :  Halaman judul yang merupakan penambahan halaman judul yang dijadikan dasar untuk memuat entri utama; letak halaman penambah itu dapat sebelum atau sesudah halaman judul, dapat merupakan halaman judul seri, atau halaman judul dalam bahasa lain yang ditempatkan pada bagian depan atau bagian belakang buku; lihat juga judul setara

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Judul Utama (main title page)

Arti : Halaman judul yang dipakai sebagai dasar pengambilan elemen-elemen yang diperlukan untuk pembuatan entri katalog; lihat juga halaman judul tambahan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Persembahan dedication leaf)

Arti : Halaman yang dimaksudkan sebagai tanda hormat pengarang kepada satu atau beberapa orang; halaman ini lazimnya dicantumkan pada halaman rekto sesudah halaman judul; juga disebut halaman dedikasi

Sumber :Kamus istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Halaman Tanpa Nomor (blind page)

Arti : Halaman kosong yang ikut terhitung dalam keseluruhan jumlah halaman buku; halaman ini biasanya terdapat pada halaman awal

Sumber : Halaman Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Homograf (homograph)

Arti : Nama untuk konsep berbeda yang ejaannya sama; misalnya, rapat `tak ada jaraknya` dengan rapat `sidang`; dari kegagalan pengendalian homograf timbul pengurangan ketepatan; lihat juga penentu; peran; sinonim

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : ICA

Arti : The International Council on Archives

ICA diciptakan untuk memupuk pengembangan arsip dan kerjasama internasional di bidang kearsipan, terutama bertindak selaku ajang pertemuan bagi arsiparis dan organisasi yang berkaitan dengan arsip.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Ilustrasi

Arti : Gambar atau foto yang menyertai tulisan dalam media cetak, dimaksudkan untuk menjelaskan tulisan itu, disamping berfungsi untuk memperindah halaman dari segi tata muka

Sumber : Thesaurus Kehumasan ABCDE+ / Puspen Sekjen Depdagri (2005)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Impresum (Imprint)

Arti : Keterangan dalam buku mengenai penerbitan atau pencetakannya; disebut juga biblio; impresum penerbit adalah nama penerbit dan tahun serta tempat terbit yang biasanya terdapat di bagian bawah halaman judul dan kadang-kadang lebih lengkap di baliknya; impresum pencetak menjelaskan nama pencetak dan tempat pencetakan, biasanya terdapat di balik halaman judul, di halaman terakhir teks, atau di halaman berikutnya.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/Oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Indeks (Index)

Arti :  (1) Daftar yang merupakan petunjuk letak kata, konsep, dan hal lain yang terdapat dalam terbitan, dokumen, dan bentuk rekaman lainnya; susunannya biasanya berabjad untuk memudahkan pemakai menemukan entrinya yang disertai rujukan (biasanya nomor halaman atau simbol lain) ke tempat masalah yang dicari itu diuraikan; (2) Hal yang berhubungan dengan penyusunan katalog sebagai petunjuk temu kembali untuk isi dan rak-rak penyimpan koleksi; dalam banyak segi indeks adalah sinonim dengan katalog; namun, jika entri indeks hanya menunjukkan tempat suatu subjek, maka entri katalog juga memuat pemerian dokumen yang berhubungan dengan suatu subjek.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/Oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Indeks Bibliografi (Bibliographic index)

Arti : (1) Daftar makalah atau terbitan, misalnya buku atau artikel majalah, yang disusun bersistem dengan atau tanpa anotasi; (2) Indeks untuk terbitan atau artikel yang tidak memberikan penjabaran mengenai isinya kecuali rujukan bibiografi.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/Oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Indeks Khusus (Alphabetical subject index)

Arti :  Daftar berabjad semua subjek yang ditampilkan dalam sebuah skema klasifikasi buku atau sebuah katalog berkelas yang mempunyai rujukan ke notasi kelas, tempat subjek masing-masing itu dimuat tempat subjek masing-masing itu ditampilkan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Indeks Majalah (Periodical index)

Arti : (1) Indeks untuk satu volume majalah atau lebih; (2) Indeks subjek untuk sekelompok majalah, biasanya terbit secara kumulatif dan pada selang waktu yang pendek.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/Oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Indeks Relatif (Relative index)

Arti :(1) Indeks berabjad untuk sebuah skema klasifikasi yang semua hubungan dan aspek subjeknya disatukan di bawah satu entri indeks; (2) Indeks sebuah skema klasifikasi yang juga menerjemahkan istilah bahasa alamiah menjadi nomor kata dengan cara menempatkan nomor kelas itu sesudah istilah bahasa alamiah; indeks demikian digunakan untuk Kelasan Desimal Dewey; indeks untuk skema Kelasan Cutter dan Library of Congress serta Encyclopedia Britannica merupakan indeks relatif; lihat juga indeks khusus.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Indeks Sitiran (Citation indexing)

Arti : Pengelompokan karya berdasarkan sitiran umum karya lain; indeks sitiran (seperti Science Citation Index) adalah daftar karya sitiran, setiap sitiran itu diikuti oleh daftar karya yang menyitirnya.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : ISBN

Arti :  International Standard Book Number yaitu standar internasional penomoran baku untuk buku

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : ISSN

Arti : International Standard Serial Number yaitu standar internasional penomoran baku untuk majalah

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Jasa Referal

Arti : Jasa Referal tidak disediakan bagi pemakai dokumen atau informasi yang aktual yang diperlukan untuk menjawab pertanyaannya tetapi memandunya ke sumber-sumber sekunder seperti terbitan-terbitan sekunder, unit-unit informasi, organisasi-organisasi profesional, lembaga-lembaga riset, atau para spesialis sebagai individu sehingga ia dapat memperoleh jawabannya.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan :Jasa Rujukan (Reference Service)

Arti : Penyelenggaraan dan pengaturan pelayanan rujukan oleh perpustakaan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Jilidan (Binding)

Arti : (1) Sampul suatu jilid buku; (2) Hasil akhir proses penjilidan buku; (3) Sejumlah buku di perpustakaan yang akan dijilid kembali atau yang sudah dijilid kembali.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Judul Analitik (Title Analitic)

Arti : Judul karangan yang terbit dalam seri atau kumpulan yang "dikeluarkan" dan ditempatkan dengan pengarangnya sebagai tajuk pada entri tambahan; lihat juga entri analitis; entri tambahan pengarang-judul.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Judul Paralel

Arti : Artinya judul yang sama tertera dalam berbagai bahasa: misalnya, Uhuruni mwanzo = Freedom and After = La Liberte et apres. Yang digunakan ialah judul asli lengkap bersama-sama anak judul dan tambahan lain. Bilamana terdapat judul paralel, maka semuanya digunakan.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Judul Seragam (Conventional Title; Uniform Title)

Arti : (1) Judul kesatuan untuk karya tulis yang terbit dengan berbagai judul seragam; judul seragam harus merupakan judul yang paling dikenal dan digunakan juga untuk entri katalog; (2) Judul seragam yang dibentuk dari istilah-istilah yang menyatakan bentuk atau subjek suatu karya dan disusun dalam urutan yang telah diterima secara umum; kebanyakan digunakan dalam pengatalogan karya musik; disebut juga judul konvensional; lihat juga judul penjajaran; judul standar.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Buku (Book Card)

Arti : Kartu atau lembaran plastik tempat mencantumkan tanda-tanda pengenal buku yang dipinjamkan di perpustakaan; biasanya mencakup; tanda pinjaman, nomor induk, nomor kelas, pengarang, dan judul; kartu ini diperlukan untuk mencatat buku yang dipinjamkan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Katalog (Catalog Card)

Arti : (1) Kartu biasa atau bergaris yang digunakan untuk mencatat entri katalog; (2) kartu yang berisi entri katalog.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Kendali

Arti : (1) Kartu yang mencatat bentuk yang dipilih untuk tajuk entri katalog; apabila tajuk itu berupa nama orang, diberikan acuan kepada sumber-sumber dan catatan-catatan mengenai berbagai bentuk nama itu; apabila nama lembaga, yang diberikan adalah sumber-sumber, sejarah singkat, dan segala perubahan nama lembaga yang bersangkutan; (2) Kartu yang mencatat nomor kelas yang ditentukan oleh pengelas untuk suatu subjek serta entri-entri indeks subjek yang dibuat untuk subjek itu; apabila indeks berangkai digunakan, harus dibuat entri-entri untuk setiap tahapan sewaktu menentukan nomor kelas; (3) Kartu permintaan atau rekomendasi dalam pengadaan; dinamakan demikian karena tercantum tanda tangan petugas yang menyetujui permintaan tersebut; lihat juga indeks berangkai; jajaran kendali nama; jajaran kendali subjek.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Pinjam (Call card; Call Slip)

Arti : Formulir untuk mencantumkan nama pengarang, judul, dan nomor panggilan buku yang diminta di perpustakaan rujukan atau perpustakaan perguruan tinggi.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Pinjam (Call card; Call Slip)

Arti : Formulir untuk mencantumkan nama pengarang, judul, dan nomor panggilan buku yang diminta di perpustakaan rujukan atau perpustakaan perguruan tinggi.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kata Kunci (Keyword)

Arti : Istilah penting yang terdapat dalam judul dokumen atau dalam sarinya, yang menjadi dasar dalam pengindeksan bahasa alamiah.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kata Kunci Majemuk (Compound Catchword)

Arti : Kata yang dituliskan dengan garis penghubung, tetapi yang harus diperlakukan seakan-akan garis penghubung itu tidak ada (dalam pengindeksan).

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Katalog Manual

Arti : Merupakan jenis katalog tradisional yang menggunakan lembar lepas atau kartu atau berbentuk buku.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Katalog Manuskrip (Manuscript Catalogue)

Arti : Katalog yang ditulis dengan tangan atau diketik.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Katalog Perpustakaan

Arti : Daftar koleksi perpustakaan. Daftar ini bisa berupa kartu yang dijajar dengan aturan tertentu atau berupa program komputer/online yang bisa diakses dari alamat tertentu.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kepustakawanan

Arti : Penerapan pengetahuan (ilmu perpustakaan) dalam hal pengadaan, penggunaan serta pendayagunaan buku (dalam arti luas) di perpustakaan serta perluasan jasa perpustakaan.

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kereta Buku (Automatic Book Conveyor; Book Carrier; Book Conveyer)

Arti  : Sarana mekanis untuk mengangkat buku dan bahan lainnya ke bagian-bagian di perpustakaan, yang bekerja dengan prinsip rantai tak berujung dan dapat berjalan datar (di satu lantai) ataupun naik turun.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kerja Sama Pengadaan (Co-operative Acquisition)

Arti :    Sistem organisasi dan koordinasi pengadaan antara dua atau lebih organisasi dokumenter (perpustakaan, arsip, atau pusat dokumentasi) pada tingkat lokal, nasional, regional, atau internasional untuk menjamin agar satu kopi dari setiap terbitan disimpan di daerah geografi yang bersangkutan.

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kerja Sama Pengatalogan (Co-operative Cataloguing)

Arti : Kerja sama pengatalogan di antara sejumlah perpustakaan yang meliputi kerja sama dalam hal pembiayaan dan atau tenaga kerja pengatalogan untuk menghindari duplikasi pekerjaan yang sama; jangan dikacaukan dengan pengatalogan terpusat; lihat juga katalog induk.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Klasifikasi (Classification)

Arti : Proses yang berhubungan dengan penyusunan benda-benda menurut susunan yang logis berdasarkan tingkatan kesamaan benda-benda itu; khususnya penetapan tempat buku yang benar di dalam skema kelasan buku; lihat juga kelasan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kode Koleksi

Arti : Kode berupa huruf dan/atau angka yang menunjukkan jenis koleksi. Kode koleksi menunjukkan lokasi sebuah koleksi berada.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Buku (Book Collection; Book Stock)

Arti : Koleksi bahan pustaka yang ada di suatu perpustakaan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Koleksi Khusus (Special Collection)

Arti : Koleksi buku yang berkaitan dengan sejarah lokal, tokoh-tokoh, industri, atau mengenai subjek atau zaman tertentu, atau yang dikumpulkan karena alasan-alasan tertentu di perpustakaan yang bersifat umum.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Peminjaman (Loan Collection)

Arti : Koleksi buku, cetakan, atau gambar peta yang tersedia untuk digunakan di rumah.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Perpustakaan (Library Collection; Library Holdings; Library Resources)

Arti :  Seluruh jenis bahan yang dikumpulkan oleh sebuah perpustakaan bagi para pemakainya.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Rujukan (Reference Collection)

Arti :  Koleksi buku yang tidak boleh dipinjamkan ke luar perpustakaan; disebut juga koleksi acuan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Tandon (Reserve Collection)

Arti : (1) Bahan pustaka yang jarang digunakan; karena itu, tidak disimpan di rak terbuka, tetapi dapat diminta jika diperlukan; (2) Bahan pustaka yang banyak diminta karena merupakan bacaan wajib (pada perpustakaan perguruan tinggi); disimpan di tempat khusus dan hanya dapat dibaca di tempat atau dapat dipinjam untuk jangka waktu pendek, misalnya, satu malam.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Konkordans (Concordance)

Arti : (1) Buku yang disusun sebagai indeks berabjad dari semua bagian atau kata-kata penting suatu karya dengan menunjukkan konteks bagian dan ungkapan itu di dalam teks karya yang bersangkutan; (2) Indeks berabjad dari kata-kata dalam suatu dokumen, tiap istilah yang ada dalam dokumen dijadikan entri indeks (dalam pengindeksan mesin); karena tidak ada pemilihan istilah untuk jenis indeks ini, mesin dapat mengerjakannya dengan baik.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Konkordans (Concordance)

Arti : (1) Buku yang disusun sebagai indeks berabjad dari semua bagian atau kata-kata penting suatu karya dengan menunjukkan konteks bagian dan ungkapan itu di dalam teks karya yang bersangkutan; (2) Indeks berabjad dari kata-kata dalam suatu dokumen, tiap istilah yang ada dalam dokumen dijadikan entri indeks (dalam pengindeksan mesin); karena tidak ada pemilihan istilah untuk jenis indeks ini, mesin dapat mengerjakannya dengan baik.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Konsultan Perpustakaan

Arti : Lihat : Penasihat Perpustakaan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kopi Jilid (Binding Copy)

Arti : Buku rusak yang perlu dijilid kembali.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kopi Pengarang (Binding Copy)

Arti : Buku yang diberikan kepada pengarangnya sebagai penghargaan penerbit.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kopi Pengganti (Replacement)

Arti : (1) Buku yang dibeli sebagai pengganti buku serupa yang telah rusak; (2) Pekerjaan rutin yang meliputi penggantian volume lama dengan yang baru.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kosakata Indeks

Arti : Serangkaian istilah yang mewakili konsep dalam suatu bahasa indeks, yang terdiri dari pemeri, pemerinci, dan istilah entri; lihat juga kosakata indeks berstruktur, kosakata indeks terkendali; pengindeksan bahasa alamiah; sintaksis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kosakata Indeks Berstruktur

Arti : Kosakata yang memperagakan hubungan antara istilah-istilah baik dengan cara mendekatkan letaknya seperti pada katalog berkelas, maupun dengan acuan; kosakata ini dapat meningkatkan panggilan kembali karena mengingatkan penelusur kepada kelas-kelas subordinat, superordinat, yang selaras, dan tambahan yang mungkin dapat memberi informasi lebih banyak; juga dapat meningkatkan ketepatan karena membantu dalam mempersempit penelusuran.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kosakata Indeks Terkendali

Arti : Kosakata indeks yang mengenali dan mengendalikan sinonim, bentuk kata yang berbeda, dan homograf; dengan demikian, pencari dibawa ke semua dokumen yang ada; dengan sinonim atau bentuk kata apa saja yang ia gunakan dalam penelusurannya; pengendalian sinonim dan bentuk kata meningkatkan panggilan kembali, sedangkan pengendalian homograf meningkatkan ketepatan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Label

Arti : Pengenal terbaca mesin yang terdiri atas aksara alfanumerik yang sering memberikan informasi mengenai satu volume atau jajaran

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Laminasi

Arti : Metode pengawetan kertas yang mudah robek atau halaman buku yang tipis atau rusak dengan menempatkannya di antara dua lembar bahan terma plastik yang transparan dan memanaskannya di bawah tekanan; kertas dengan demikian menjadi terlindung dan tahan kondisi udara

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Laci Katalog

Arti : Laci tempat menyimpan kartu-kartu katalog

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Lihat

Arti :Rujukan dari tajuk yang tidak ada entrinya ke satu atau beberapa tajuk lain yang ada entrinya (dalam pengatalogan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Lihat Juga

Arti : Rujukan yang sering dijumpai dalam katalog berabjad dan kadang-kadang dalam katalog berkelas; dibuat dari tajuk yang ada entrinya ke tajuk lain yang berkaitan (see also)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Manuskrip

Arti : Dokumen jenis apa saja yang ditulis tangan, teks musik, atau karangan sastra dalam bentuk tulis tangan atau ketikan, yang dalam bentuk itu belum diperbanyak dalam jumlah besar; singkatan untuk manuskrip adalah MS (jamak: MSS); disebut juga naskah (manuscript)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Meja Informasi

Arti : Meja di perpustakaan atau di kantor dengan satu atau beberapa pegawai yang bertugas memberikan informasi; jasa ini beragam, dari yang hanya menunjukkan bagian-bagian dalam gedung sampai ke jasa informasi penuh dengan menggunakan sumber rujukan dan bahan lainnya yang sesuai (information desk)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Meja Informasi

Arti : Meja di perpustakaan atau di kantor dengan satu atau beberapa pegawai yang bertugas memberikan informasi; jasa ini beragam, dari yang hanya menunjukkan bagian-bagian dalam gedung sampai ke jasa informasi penuh dengan menggunakan sumber rujukan dan bahan lainnya yang sesuai (information desk)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Meja Pinjam

Arti : Meja yang dipakai untuk melaksanakan transaksi peminjam koleksi perpustakaan; disebut juga meja sirkulasi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : mnemonics

Arti : sesuatu (tidak selalu angka atau huruf) untuk memudahkan pemakai mengingat kembali. Istilah mnemonik mengacu bahwa bila sebuah topik muncul dalam bagan klasifikasi, topik itu diwakili oleh simbol yang sama. Misalnya pada Dewey Decimal Classification, dalam bidang Sastra, untuk puisi digunakan notasi 1 (namun notasi 1 tidak selalu berarti sastra). Maka pembaca akan melihat bahwa 811 (Puisi Amerika), 821 (Puisi Inggris), 831 (Puisi Jerman, 899.221 (Puisi Indonesia), dan sebagainya.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Monograf

Arti : (1) Karangan mandiri mengenai subjek tunggal, sekelompok subjek, atau mengenai satu orang; biasanya terperinci dalam penjelasanya, tetapi tidak luas ruang lingkupnya; sering berisi bibliografi yang luas; kadang-kadang diterbitkan secara berseri; (2) semua terbitan yang bukan terbitan berseri (dalam pengatalogan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Induk

Arti : Nomor yang diberikan kepada buku sesuai dengan nomor pendaftaran uku itu dalam buku induk

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Kelas

Arti : Satu angka atau lebih yang menunjukkan kelas untuk buku itu pada skema klasifikasi yang digunakan; dalam penempatan relatif, angka ini juga menunjukkan letak buku pada rak dalam hubungannya dengan subjek-subjek lain

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Panggil

Arti : Adalah nomor berupa kombinasi angka dan huruf yang biasanya terdiri dari kode koleksi, nomor klasifikasi koleksi, huruf tanda nama pengarang dan/atau judul koleksi. Nomor ini digunakan untuk mengenali dan menunjukkan lokasi sebuah koleksi di perpustakaan. Penempatan koleksi di rak disusun berdasarkan nomor panggil koleksi.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Rak

Arti : Nomor yang diberikan kepada rak untuk membantu temu kembali suatu buku; dalam nomor ini termasuk nomor buku (dalam penempatan tetap)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Seri

Arti : Nomor yang diberikan oleh penerbit pada tiap buku atau karya musik yang diterbitkan berseri; seri itu dapat berisi judul-judul yang tidak berkaitan atau dapat juga saling berkaitan berdasarkan subjek, bentuk musik, dan alat peraga (musik)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pangkalan Data Bibliografi

Arti : koleksi rekaman bibliografis dalam bentuk terbaca mesin; misalnya, BISA? ERIC? INSPEC? LISA? DAN MARC

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Pangkalan Data Nonbibliografi

Arti : koleksi rekaman yang berisi data yang bukan data bibliografi; misalnya, substruktur kimia, informasi dunia usaha dan ekonomi, informasi hukum; kadang-kadang juga disebut bank data

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pembimbing Pembaca (reader`s adviser)

Arti : Anggota staf profesional, berpengalaman, dan cendekia yang diberi tugas membimbing pembaca dalam memilih buku, menarik perhatian pembaca iseng untuk membaca cara menjalin hubungan erat dengan lembaga pendidikan dan secara umum mengembangkan daya guna buku

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)]

 

Nama Istilah Perpustakaan : Penandaan (Designation)

Arti : Pernyataan mengenai sifat sumbangan seseorang untuk suatu karya dalam bentuk seperti tajuk pengarang misalnya, Smith, F.editor

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Penelusuran (Searching)

Arti : Langkah pemeriksaan buku pada katalog untuk memastikan apakah buku itu merupakan duplikat, edisilain dari buku yang sudah ada, atau judul baru yang harus ditambahkan pada koleksi; pada pengatalogan awal penelusuran mencatat deskripsi katalog dan subjek secara terperinci karena hali ini dapat membantu pengatalogan; sering pula disiapkan slip penelusuran untuk membakukan pekerjaan ini; istilah ini berlaku juga untuk pemeriksaan judul-judul buku yang dipesan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pengatalogan

Arti : Proses menyiapkan entri katalog (dalam arti sempit); juga dapat mencakup proses penyiapan buku untuk ditempatkan di rak atau persiapan entri untuk katalog.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pengindeksan Bebas (Free indexing)

Arti : Entri-entri indeks yang ditentukan untuk suatu dokumen dapat terdiri atas kata-kata atau frase yang dipilih dari jumlah kata atau frase yang oleh pengindeks dianggap entri-entri yang cocok walaupun kata-kata atau frase itu tidak terdapat dalam dokumennya (dalam pengindeksan selaras).

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pengindeksan Tuntas (Depht indexing; exhaustive indexing)

Arti : Pengindeksan dokumen secara terperinci dengan membuat entri-entri khusus untuk subjek, orang, tempat, dan sebagainya yang disebut di dalam dokumennya; juga disebut pengindeksan terperinci; lihat juga ketuntasan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Penjajaran atau Filing

Arti : Berarti penyusunan dokumen menurut urutan tertentu tertentu agar dokumen dapat ditemubalik secara mudah dan cepat apabila diperlukan.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Penyebaran Informasi (Dissemination of Information)

Arti : Pengiriman atau penyebaran informasi oleh perpustakaan atau ahli informasi kepada para anggota suatu organisasi atas permintaan atau atas kehendak sendiri; sarana yang digunakan, antara lain, ialah majalah, berita, sari, memorandum, surat, wawancara pribadi, atau pembicaraan telephon, dapat juga berupa catatan-catatan yang menyertai artikel, memorandum, guntingan atau laporan; dapat juga dengan menggarisbawahi kalimat atau menandai paragraf dalam bahan-bahan tadi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Penyebaran Informasi Terpilih

Arti : Adalah suatu prosedur untuk memberikan kepada pemakai atau kelompok pemakai acuan dari dokumen-dokumen yang berhubungan dengan bidang yang diminati.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : periferal

Arti : Perangkat yang dijalankan dengan pengendalian komputer yang memasukkan, mengeluarkan, atau menyimpan data

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Plagiat

Arti : Menyalin tulisan orang lain, kemudian menerbitkannya sebagai karya asli (plagiarism)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan: Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Arti : Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah satuan organisasi di lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang berkedudukan di Ibukota Negara, yang bertugas menghimpun, menyimpan, melestarikan dan mendayagunakan seluruh terbitan berkala dan berseri yang diterbitkan di wilayah Negara Republik Indonesia

Sumber : Peraturan Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan Nomor P.03/11-Um/2005 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan Karya Cetak dan Karya Rekam

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pustakawan

Arti : Seseorang yang mengurus perpustakaan dan koleksinya, memilih buku-bukunya, bahan-bahan buku, dan dokumen lainnya, serta memberikan informasi dan pelayanan peminjaman untuk memenuhi keperluan pemakainya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pustakawan Khusus

Arti : Pustakawan yang bertanggung jawab atas, atau bekerja di perpustakaan khusus, dan yang seharusnya memiliki pengetahuan kepustakaan subjek yang menjadi cakupan perpustakaan itu (bukannya pengetahuan khusus mengenai subjek itu sendiri), dan juga cara pengaturan kepustakaan tersebut untuk memudahkan penggunaannya (special librarian)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Registrasi ISBN (International Standard Book Number)

Arti :  Registrasi ISBN (International Standard Book Number) adalah registrasi untuk memperoleh identitas nomor buku standar internasional yang akan diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI.

Sumber : Peraturan Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan Nomor P.03/11-Um/2005 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan Karya Cetak dan Karya Rekam

 

Nama Istilah Perpustakaan : Registrasi ISSN (International Standard Serial Number)

Arti : Registrasi ISSN (International Standard Serial Number) adalah registrasi untuk memperoleh identitas penomoran terbitan berkala dan berseri yang akan diterbitkan oleh Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Sumber : Peraturan Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan Nomor P.03/11-Um/2005 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan Karya Cetak dan Karya Rekam

 

Nama Istilah Perpustakaan : Reprografi

Arti : Reproduksi faksimil segala macam dokumen dengan proses apa saja yang menggunakan cahaya, panas atau radiasi listrik, seperti fotokopi, mikrokopi, dan cetak biru; juga reproduksi dengan mesin stensil dan alat perkantoran lainnya (reprography)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Rujukan

Arti : (1) Petunjuk dalam daftar atau katalog yang mengarahkan supaya pemakai juga melihat pada tajuk lain, biasanya yang berbeda ejaannya atau yang ada kaitannya dengan tajuk rujukan itu; disebut juga acuan; (2) bagian dari jasa perpustakaan yang meliputi bimbingan pembaca dalam menelusur informasi; (3) tugas dari perpustakaan rujukan. (reference; reference work)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Sarana Temu Kembali (Retrieval Device)

Arti :Rekaman dokumen atau informasi yang perlu diperiksa untuk mengetahui bahwa apa yang diperlukan terdapat dalam koleksi, majalah sari, buku teks, katalog perpustakaan, pemilih mekanik, atau pemroses data elektronik (komputer) yang digunakan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Seri Monograf (Monograph Series)

Arti : Rangkaian monograf yang mempunyai judul berseri dan juga judul untuk masing-masing monograf terpisah; sering diterbitkan oleh suatu universitas atau perhimpunan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Silang Layan (Interlibrary Loan)

Arti : Peminjaman buku antara perpustakaan, baik yang sistemnya sama maupun yang sistemnya berbeda, untuk pemakai khusus

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Simpan-temu Kembali (Storage and Retrieval)

Arti : Pencatatan koleksi berbagai macam bahan pustaka dan informasi yang terdapat dalam bahan tersebut serta cara menemukannya kembali dengan bantuan kartu katalog, indeks, dan terutama kartu tebuk jenis sarana catatan lainnya yang digunakan mesin pilah yang berkecepatan tinggi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Sistem Entri Dokumen (Item Centry System)

Arti : Sistem pengindeksan pascalaras yang tiap kartunya mewakili satu dokumen; subjek dokumen--juga pendekatan lainnya--dinyatakan pada kartu dalam bentuk lubang; dalam sistem dokumen, kartu-kartu dapat tersusun secara acak, tetapi seluruh jajaran harus ditelusuri untuk menjawab setiap pertanyaan; kartu-kartu itu dapat memuat informasi lengkap menggenai dokumen, mungkin berupa kopi dokumennya dalam bentuk mikro atau foto dalam hal karya seni

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Sistem Pengindeksan pascalaras (Post-co-ordinate Indexing System)

Arti : Sistem pengindeksan yang hany menggunakan konsep-konsep sederhana sebagai tajuk dengan sejumlah entri di bawahnya dan menyediakan alat bantu sehingga pemakai dapat menghubungkan konsep-konsep tunggal tadi untuk menyusun, subjek majemuk yang diinginkannya; lihat juga sistem pengindeksan pralaras

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Sistem Pengindeksan Pralaras (Pre-co-ordinate Indexing System)

Arti : Sistem pengindeksan yang menggabungkan istilah pada saat mengindeks suatu dokumen dan menempatkan istilah gabungan itu sebagai tajuk pada entri dokumen (dalam temu kembali informasi); sistem ini dikenal sebagai precis dan digunakan untuk entri-entri dalam Bibliografi Nasional Inggris; sistem seperti ini melaraskan istilah-istilah untuk membentuk kelas majemuk pada tahap pengindeksan dan digunakan dengan skema kelasan, katalog berkelas, dan katalog subjek berabjad; lihat juga sistem penindeksan pascalaras

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Spesialis Subjek

Arti : Merupakan sumber vital informasi mengenai dokumen.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Subject Heading

Arti : Kata atau kata kunci yang terorganisir, digunakan untuk mencari/menelusur koleksi pada suatu subyek tertentu pada katalog atau index periodical/serial

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tajuk (Heading)

Arti : (1) nama, kata, atau ungkapan yang dicantumkan pada awal suatu entri katalog dan berfungsi : (a) sebagai titik caeri atau titik pendekatan, (b) pengelompokan entri katalog yang berhubungan, (c) penentuan letaknya dalam jajaran tajuk pada entri katalog, pada umumnya berupa nama orang, badan korporasi atau judul, dan dapat juga berupa nomor kelas (dalam pengatalogan); lihat juga kata entri; tajuk bentuk; tajuk seragam; tajuk tambahan; tajuk tambahan bentuk; (2) tajuk tambahan yang digunakan untuk membagi satu bab dalam buku (dalam pencetakan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tajuk Subjek

Arti : Merupakan deskriptor yang dibentuk dari kata tunggal atau kata majemuk dipilih secara empiris dari teks dokumen dengan tujuan memeri pada tingkat ketepatan yang moderat berbagai subjek yang diliput unit informasi

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tajuk Subjek (Subject Heading)

Arti : Kata atau kelompok kata yang digunakan dalam katalog, indeks, bibliografi, dan jajarannya lainnya sebagai entri untuk buku-buku dan bahan pustaka lainnya mengenai subjek tertentu; entri tersebut disusun menurut abjad; tajuk ini dapat meliputi tanda baca yang digunakan sebagai alat bantu untuk menentukan tajuk subjek yang tepat dan untuk mendapatkan keseragaman

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Temu Kembali (Retrieval)

Arti : (1) usaha yang meliputi menemukan kembali, mendapatkan kembali, menelusuri surat, dan mendapatkan dokumen; dapat juga berarti pergi ke tempat tertentu dan kembali lagi dengan objek atau dokumen yang diperlukan; (2) usaha dan cara mendapatkan (a) fakta serta informasi lain yang telah dicatat dan diindeks berdasarkan subjeknya, atau (b) dokumen yang berisi fakta yang diperlukan tersebut; lihat juga sarana temu kembali

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tesaurus (Thesaurus)

Arti : (1) gudang atau harta pengetahuan; istilah yang paling dikenal melalui penggunaannya dal judul Theasurus of English Words and phrases karya P.M. Roget yang pertama terbit tahun 1852 dan sering direvasi; (2) sarana kendali yang digunakan untuk menerjemahkan dari bahasa alamiah dokumen ..... ke suatu sistem bahasa yang lebih terbatas, yakni bahasa dokumen dan bahasa informasi (bahasa menurut fungsinya); kosakata yang terkendali dan dinami, terdiri atas istilah-istilah yang berhubungan secara sematik dan generik yang meliputi suatu bidang pengetahuan khusus (batasan menurut strukturalnya); lihat juga daftar tajuk subjek

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tinjauan Pustaka (Literattur Survey)

Arti : (1) bibliografi yang berhubungan dengan subjek khusus dan yang mendaftarkan bahan, baik yang terdapat dalam koleksi khusus maupun dalam satu perpustakaan atau lebih; (2) daftar yang memuat rujukan lengkap ke buku -buku terbitan baru dan artikel majalah mutakhir mengenai subjek tertentu, biasanya disusun oleh pustakawan atau petugas informasi di lembaga industri atau penelitian untuk anggota organisasi itu; disebut juga survei literatur mutakhir

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Ulasan (Book Review, Review)

Arti : Penilaian terhadap suatu karya sastra yang diterbitkan dalam majalah atau surat kabar, apabila yang dinilai buku, disebut juga ulasan buku, lihat juga majalah tinjauan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Unit Bibliografi (Bibliographic Unit)

Arti : (1) semua dokumen, bagian dokumen, atau beberapa dokumen yang secara menyeluruh membentuk satu kesatuan bibliografi, yang di dalam sistem pemberian bibliografis diperlakukan sebagai satu wujud; (2) kelompok yang bekerja sama sebagai tim dalam penyusun

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

DAFTAR ISTILAH PERPUSTAKAAN

Nama Istilah Perpustakaan : Abstrak

Arti : Ringkasan isi sebuah artikel, buku atau penerbitan lainnya

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : ALA

Arti :  American Library Association, organisasi pustakawan di Amerika Serikat dan Inggris berdiri tahun 1876 yang bertujuan mempromosikan atau memajukan jasa perpustakaan dan kepustakawanan.

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alamat Bibliografis

Arti :  Dalam dunia perpustakaan dikenal dengan nama impresum, yang mencakup informasi mengenai produksi dokumen yaitu tempat publikasi, nama penerbit, dan impresum (tahun penerbitan atau pencetakan)

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca (reader)

Arti : Alat dalam reprografi untuk memantulkan gambaran yang dapat dibaca dari mikrokopi pada layar atau suatu permukaan yang tembus cahaya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Cetak (reader printer)

Arti :  Alat baca mikrofilm yang juga mencetak dan membesarkan mikrofilm secara cepat untuk reproduksi dokumen

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikro (microreader)

Arti :  Alat baca berupa proyektor yang digunakan untuk membaca mikrofilm atau mikrofis; tulisan yang ada dalam mikrofilm atau mikrofis itu diproyeksikan pada permukaan layar alat baca mikrofilm; alat baca mikrofis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikrofilm (microfilm reader)

Arti :  Alat untuk membaca rekaman mikro dengan cara memperbesar proyeksi pada layar yang jernih, pada kertas putih, atau pada dinding; dapat juga merupakan mesin untuk membaca salinan mikro pada bahan yang tak tembus cahaya; cahaya yang jatuh pada salinan mikro kemudian diproyeksikan ke atas layar dengan memakai sistem optikal, atau mesin untuk membaca mikro pada film (mikrofilm atau mikrofis)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikrofis (microfiche reader)

Arti :  Mesin untuk membaca bahan-bahan yang berbentuk mikrofis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Bantu Pengajaran (teachi­ng aids)

Arti :     Alat peraga untuk memperjelas pengajaran yang dapat berupa gambar, salindia, film, kaset, dan piringan hitam

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Analisis Faset (fase analysis)

Arti :     Analisis subjek untuk menetapkan ciri-ciri yang digunakan untuk membagi subjek itu dihubungkan dengan kelima kategori fundamental (dalam klasifikasi)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Aneka Subjek (polytopical)

Arti :  pembahasan beberapa subjek

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Anotasi (annotation)

Arti : Catatan (yang ditambahkan) pada entri katalog, daftar bacaan, atau bibliografi untuk menjelaskan, mengevaluasi, atau menerangkan subjek dan isi buku: kadang-kadang juga menjelaskan hal-hal khusus yang dimaksud pengarang; pada mulanya digunakan untuk semua catatan pada kolasi, tetapi dewasa ini catatan bibliografi dianggap sebagai bagian kelima entri utama, sedangkan anotasi dianggap sebagai bagian keenam atau bagian terakhirnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Antologi (anthology)

Arti :  Kumpulan karya pilihan, biasanya puisi, atau karya mengenai suatu subjek dari seorang pengarang atau sejumlah pengarang yang mempunyai ciri sama, seperti karya-karya kesusastraan lihat juga bunga rampai; karya kumpulan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Apograf (apograph)

Arti :  Kopi manuskrip asli

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)    

 

Nama Istilah Perpustakaan :           Artotek

Arti :     Perpustakaan gambar dan seni rupa

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Aturan Penjajaran (filing code)

Arti :     Peraturan untuk menyusun entri dalam katalog atau jajaran lainnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Autobiografi

Arti :     Riwayat hidup seseorang yang ditulis sendiri oleh yang bersangkutan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Autografi

Arti : (1) tulisan tangan seorang pengarang

(2) proses litografi untuk memproduksi tulisan, gambar, dan sebagainya dalam faksimil

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Baca-baca (browsing)

Arti :  (1) membaca koleksi secara acak tanpa memperhatikan strategi penelusuran;

(2) memilih dan memeriksa sejumlah dokumen satu per satu

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bacaan Asas (primer)

Arti :     Pengantar sederhana mengenai subjek tertentu yang mungkin digunakan sebagai buku sekolah untuk memberikan dasar pengetahuan subjek itu

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan bibliografi (bibliographic item)

Arti :  Karangan dalam terbitan berkala, laporan teknis, paten, monograf, atau satu bab pada simposium, yang dapat diberi entri tersendiri dalam katalog atau bibliografi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Bukan Buku (non-book materials)

Arti : Bahan pustaka yang tidak termasuk dalam difinisi buku, majalah, atau pamflet, dan memerlukan penanganan khusus; misalnya, bahan audiovisual, bahan jajaran vertikal dan bahan lainnya yang mirip dan tidak dibuatkan entri katalog; disebut juga bahan nonbuku

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bahan Cetak (printed matter)

Arti :  Karya tulis yang dicetak, kata-katanya tersusun dalam bentuk yang mudah dimengerti daripada dalam bentuk yang penuh gaya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bahan Kartografi (cartographic material)

Arti : Semua bahan yang secara keseluruhan atau sebagian menggambarkan bumi atau benda angkasa dalam semua skala, termasuk peta dan gambar rencana dalam 2 dan 3 dimensi; peta penerbangan, pelayaran, dan angkasa; bola peta bumi; diagram balok; belahan; foto udara, satelit, dan foto ruang angkasa; atlas; gambar udara selayang pandang, dan sebagainya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan pandang-dengar (audio-visual material)

Arti : Bahan bukan buku, seperti piringan hitam, pita rekaman, salindia, transparansi, film, dan filmstrip yang memerlukan alat lain untuk dapat dimanfaatkan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Rujukan (reference material)

Arti : Buku dan bahan pustaka lain yang tidak boleh dipinjam atau digunakan di luar perpustakaan, baik karena penggunaannya hanya memakan waktu singkat maupun karena bahan pustaka itu termasuk koleksi yang tidak boleh dipinjamkan; disebut juga bahan acuan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Indeks (indexing language)

Arti :  (1) perangkat istilah pengindeksan seperti yang digunakan pada sistem temu kembali khusus; bahasa tersebut dapat lazim (bahasa pada dokumen yang diindeks), berstruktur, atau terkendali (dikelaskan); pengujian yang dilakukan pada sejumlah kosakata menunjukkan bahwa apabila didasari dengan bahsa lazim dapat memebrikan hasil yang lebih baik daripada dengan bahasa berstruktur;

(2) sarana/alat pengindeksan yang terdiri dari kosakata indeks beserta peraturan-peraturan pemakaiannya; misalnya, skema klasifikasi; tesaurus; lihat juga bahasa alamiah; bahasa indeks terkendali

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Indeks Terkendali (artificial indexing language)

Arti :  Satu perangkat simbol atau angka, yang terdiri atas ungkapan atau kata-kata, disusun menurut peraturan tertentu yang mewakili fakta atau gagasan (dalam temu kembali informasi, pengindeksan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Multilingual

Arti :  Digunakan oleh unit informasi atau sistem informasi yang melayani pemakai yang menggunakan dua bahasa atau lebih, tidak dapat hanya melayani satu bahasa saja.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliogarfi (bibliography)

Arti :  Istilah bibliografi sekarang ini menjadi kabur karena adanya berbagai istilah digunakan oleh berbagai kelompok (yang berbeda) untuk pengertian yang sama; hal ini terjadi karena bibliografi dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga berbagai jenis (uraian) bibliografi atau penyusunan dapat mendukung terjadinya bibliografi; bibliografi dapat dibagi menjadi dua kelompok utama : (1) sejarah penerbitan atau bibliografi analitis; (2) bibliografi bersistem atau bibliografi enumeratif

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliografi

Arti :  1. Daftar referensi dari sebuah hasil karya baik berupa buku, artikel, ataupun sumber-sumber elektronik pada suatu bidang tertentu. Bibliografi biasanya berada di bagian akhir dari halaman buku, artikel atau publikasi lainnya. Lihat Daftar Referensi

2. Koleksi referensi yang berisi informasi berupa daftar koleksi pada bidang ilmu atau lembaga tertentu.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliografi analitis (analytical bibliography; critical bibliography)

Arti :  Bibliografi yang menentukan fakta dan data mengenai suatu terbitan dengan jalan memeriksa angka kuras, kata kunci, cap tanda tidak dipakai lagi, dan tanda merek, serta membuat cacatannya dalam bentuk yang diakui; disebut juga bibliogarfi kritis; lihat juga sejarah penerbitan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Abstrak

Arti :  Ringkasan isi sebuah artikel, buku atau penerbitan lainnya

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : ALA

Arti :  American Library Association, organisasi pustakawan di Amerika Serikat dan Inggris berdiri tahun 1876 yang bertujuan mempromosikan atau memajukan jasa perpustakaan dan kepustakawanan.

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alamat Bibliografis

Arti : Dalam dunia perpustakaan dikenal dengan nama impresum, yang mencakup informasi mengenai produksi dokumen yaitu tempat publikasi, nama penerbit, dan impresum (tahun penerbitan atau pencetakan)

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca (reader)

Arti : Alat dalam reprografi untuk memantulkan gambaran yang dapat dibaca dari mikrokopi pada layar atau suatu permukaan yang tembus cahaya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Cetak (reader printer)

Arti : Alat baca mikrofilm yang juga mencetak dan membesarkan mikrofilm secara cepat untuk reproduksi dokumen

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikro (microreader)

Arti : Alat baca berupa proyektor yang digunakan untuk membaca mikrofilm atau mikrofis; tulisan yang ada dalam mikrofilm atau mikrofis itu diproyeksikan pada permukaan layar alat baca mikrofilm; alat baca mikrofis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Baca Mikrofilm (microfilm reader)

Arti : Alat untuk membaca rekaman mikro dengan cara memperbesar proyeksi pada layar yang jernih, pada kertas putih, atau pada dinding; dapat juga merupakan mesin untuk membaca salinan mikro pada bahan yang tak tembus cahaya; cahaya yang jatuh pada salinan mikro kemudian diproyeksikan ke atas layar dengan memakai sistem optikal, atau mesin untuk membaca mikro pada film (mikrofilm atau mikrofis)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Alat Baca Mikrofis (microfiche reader)

Arti :  Mesin untuk membaca bahan-bahan yang berbentuk mikrofis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Alat Bantu Pengajaran (teaching aids)

Arti :  Alat peraga untuk memperjelas pengajaran yang dapat berupa gambar, salindia, film, kaset, dan piringan hitam

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Analisis Faset (fase analysis)

Arti : Analisis subjek untuk menetapkan ciri-ciri yang digunakan untuk membagi subjek itu dihubungkan dengan kelima kategori fundamental (dalam klasifikasi)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Aneka Subjek (polytopical)

Arti :  pembahasan beberapa subjek

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Anotasi (annotation)

Arti : Catatan (yang ditambahkan) pada entri katalog, daftar bacaan, atau bibliografi untuk menjelaskan, mengevaluasi, atau menerangkan subjek dan isi buku: kadang-kadang juga menjelaskan hal-hal khusus yang dimaksud pengarang; pada mulanya digunakan untuk semua catatan pada kolasi, tetapi dewasa ini catatan bibliografi dianggap sebagai bagian kelima entri utama, sedangkan anotasi dianggap sebagai bagian keenam atau bagian terakhirnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Antologi (anthology)

Arti :  Kumpulan karya pilihan, biasanya puisi, atau karya mengenai suatu subjek dari seorang pengarang atau sejumlah pengarang yang mempunyai ciri sama, seperti karya-karya kesusastraan lihat juga bunga rampai; karya kumpulan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Apograf (apograph)

Arti :  Kopi manuskrip asli

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)    

 

Nama Istilah Perpustakaan : Artotek

Arti : Perpustakaan gambar dan seni rupa

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Aturan Penjajaran (filing code)

Arti : Peraturan untuk menyusun entri dalam katalog atau jajaran lainnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Autobiografi

Arti :  Riwayat hidup seseorang yang ditulis sendiri oleh yang bersangkutan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Autografi

Arti :  (1) tulisan tangan seorang pengarang

(2) proses litografi untuk memproduksi tulisan, gambar, dan sebagainya dalam faksimil

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Baca-baca (browsing)

Arti :  (1) membaca koleksi secara acak tanpa memperhatikan strategi penelusuran;

(2) memilih dan memeriksa sejumlah dokumen satu per satu

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bacaan Asas (primer)

Arti :  Pengantar sederhana mengenai subjek tertentu yang mungkin digunakan sebagai buku sekolah untuk memberikan dasar pengetahuan subjek itu

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan bibliografi (bibliographic item)

Arti : Karangan dalam terbitan berkala, laporan teknis, paten, monograf, atau satu bab pada simposium, yang dapat diberi entri tersendiri dalam katalog atau bibliografi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bahan Bukan Buku (non-book materials)

Arti : Bahan pustaka yang tidak termasuk dalam difinisi buku, majalah, atau pamflet, dan memerlukan penanganan khusus; misalnya, bahan audiovisual, bahan jajaran vertikal dan bahan lainnya yang mirip dan tidak dibuatkan entri katalog; disebut juga bahan nonbuku

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Cetak (printed matter)

Arti : Karya tulis yang dicetak, kata-katanya tersusun dalam bentuk yang mudah dimengerti daripada dalam bentuk yang penuh gaya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Kartografi (cartographic material)

Arti : Semua bahan yang secara keseluruhan atau sebagian menggambarkan bumi atau benda angkasa dalam semua skala, termasuk peta dan gambar rencana dalam 2 dan 3 dimensi; peta penerbangan, pelayaran, dan angkasa; bola peta bumi; diagram balok; belahan; foto udara, satelit, dan foto ruang angkasa; atlas; gambar udara selayang pandang, dan sebagainya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan pandang-dengar (audio-visual material)

Arti :  Bahan bukan buku, seperti piringan hitam, pita rekaman, salindia, transparansi, film, dan filmstrip yang memerlukan alat lain untuk dapat dimanfaatkan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahan Rujukan (reference material)

Arti : Buku dan bahan pustaka lain yang tidak boleh dipinjam atau digunakan di luar perpustakaan, baik karena penggunaannya hanya memakan waktu singkat maupun karena bahan pustaka itu termasuk koleksi yang tidak boleh dipinjamkan; disebut juga bahan acuan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Indeks (indexing language)

Arti :    (1) perangkat istilah pengindeksan seperti yang digunakan pada sistem temu kembali khusus; bahasa tersebut dapat lazim (bahasa pada dokumen yang diindeks), berstruktur, atau terkendali (dikelaskan); pengujian yang dilakukan pada sejumlah kosakata menunjukkan bahwa apabila didasari dengan bahsa lazim dapat memebrikan hasil yang lebih baik daripada dengan bahasa berstruktur;

(2) sarana/alat pengindeksan yang terdiri dari kosakata indeks beserta peraturan-peraturan pemakaiannya; misalnya, skema klasifikasi; tesaurus; lihat juga bahasa alamiah; bahasa indeks terkendali

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Indeks Terkendali (artificial indexing language)

Arti :  Satu perangkat simbol atau angka, yang terdiri atas ungkapan atau kata-kata, disusun menurut peraturan tertentu yang mewakili fakta atau gagasan (dalam temu kembali informasi, pengindeksan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bahasa Multilingual

Arti :  Digunakan oleh unit informasi atau sistem informasi yang melayani pemakai yang menggunakan dua bahasa atau lebih, tidak dapat hanya melayani satu bahasa saja.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliogarfi (bibliography)

Arti : Istilah bibliografi sekarang ini menjadi kabur karena adanya berbagai istilah digunakan oleh berbagai kelompok (yang berbeda) untuk pengertian yang sama; hal ini terjadi karena bibliografi dapat dibentuk sedemikian rupa sehingga berbagai jenis (uraian) bibliografi atau penyusunan dapat mendukung terjadinya bibliografi; bibliografi dapat dibagi menjadi dua kelompok utama : (1) sejarah penerbitan atau bibliografi analitis; (2) bibliografi bersistem atau bibliografi enumeratif

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi

Arti :  1. Daftar referensi dari sebuah hasil karya baik berupa buku, artikel, ataupun sumber-sumber elektronik pada suatu bidang tertentu. Bibliografi biasanya berada di bagian akhir dari halaman buku, artikel atau publikasi lainnya. Lihat Daftar Referensi

2. Koleksi referensi yang berisi informasi berupa daftar koleksi pada bidang ilmu atau lembaga tertentu.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Bibliografi analitis (analytical bibliography; critical bibliography)

Arti : Bibliografi yang menentukan fakta dan data mengenai suatu terbitan dengan jalan memeriksa angka kuras, kata kunci, cap tanda tidak dipakai lagi, dan tanda merek, serta membuat cacatannya dalam bentuk yang diakui; disebut juga bibliogarfi kritis; lihat juga sejarah penerbitan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Nasional (national bibliography; regional bibliography)

Arti : Bibliografi yang mendaftar semua buku dan karya lain yang diterbitkan atau yang didistribusikan dalam jumlah yang cukup berarti di negara tertentu; kadang-kadang istilah ini digunakan untuk terbitan-terbitan baru di dalam kurun waktu tertentu, dan kadang-kadang untuk terbitan dalam kurun waktu yang cukup panjang atau selama beberapa tahun; istilah unu juga digunakan untuk menunjukkan bibliografi terbitan mengenai suatu negara, baik yang ditulis oleh warga negaranya maupun bukan, dan terbitan yang ditulis dalam bahasa negara serta terbitan di negara tersebut

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Pengarang (author bibliography)

Arti : Bibliografi yang mendaftar buku, artikel, dan karya tulis lainnya oleh/atau mengenai pengarang tertentu; daftar ini juga dapat memuat karya biografi dan kritik terhadap karya pengarang itu atau karya-karyanya sendiri

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Primer (primary bibliography)

Arti :  (1) bibliografi asli yang "luas" atau"umum" yang memuat buku-buku yang masalahnya tidak saling berhubungan;

(2) bibliografi yang merupakan catatan asli dari seluruh atau sebagian dari suatu terbitan; lihat juga bibliografi sekunder

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Sekunder (secondary bibliography)

Arti : Bibliografi intensif atau khusus uang mendaftarkan buku mengenai satu subjek saja dan pendaftarannya dilakukan berdasarkan bibliografi primer

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bibliografi Subjek (subject bibliography)

Arti :  Daftar bahan mengenai subjek atau individu tertentu

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Buku Induk (accessions book; accessions catalogue; accessions register)

Arti : Pencatatan utama mengenai penambahan buku pada koleksi perpustakaan; pemberian nomor ditentukan menurut datangnya buku di perpustakaan; buku induk dapat berbentuk buku atau kartu; dapat memberikan gambaran ringkas mengenai pengadaan buku sejak buku diterima sampai dikeluarkan dari koleksi perpustakaan; disebut juga daftar tambahan

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Buku Panduan (guide book)

Arti : Buku pedoman/petunjuk untuk para pelancong atau wisatawan yang memuat keterangan mengenai negara, daerah, atau suatu tempat penginapan (hotel, losmen, dan sebagainya); disebut juga buku petunjuk

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Buku Pedoman (handbook; manual)

Arti :  Karya mengenai subjek tertentu, sering merupakan karya yang mencakup keseluruhan subjek itu yang memberikan informasi ringkas; lebih khusus adalah terbitan ilmiah untuk para ahli lapangan, berfungsi sebagai buku rujukan yang secara terus-menerus harus diperbaharui; disebut juga buku pegangan

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Buku Rujukan Ringkas (quick reference books)

Arti : Buku-buku yang memeiliki sifat rujukan seperti direktori dan berbagai kamus; disebut juga buku acuan ringkas

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Buku Teks (textbook)

Arti :  Buku yang ditulis khsuus untuk mereka yang sedang belajar dan akan mengikuti ujian mengenai suatu subjek

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Buku Tempahan (reserved book)

Arti : Buku yang dikembalikan oleh seorang pembaca, kemudian ditahan untuk jangka waktu tertentu bagi pembaca yang lain, sampai pembaca itu datang dan meminjamnya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

 

Nama Istilah Perpustakaan :Bunga Rampai (anthology)

Arti : Karya yang memuat karangan tiga orang atau lebih dengan dipimpin oleh seorang pengarang utama; lihat juga antologi

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Catatan Bibliografis (bibliographical note)

Arti : (1) catatan sering catatan kaki, berisi rujukan ke satu atau beberapa buku/karangan yang menjadi sumber suatu karya;

(2) catatan pada katalog atau bibliografi yang berkaitan dengan sejarah penerbitan atau deskripsi buku;

(3) catatan, catatan kaki, atau anotasi dalam katalog yang menyebutkan adanya bibliografi dalam suatu buku

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Catatan Kaki ( bottom note; footnote)

Arti :  Catatan yang terletak di bagian bawah halaman, biasanya dengan tipe huruf yang lebih kecil dibandingkan dengan teksnya, berfungsi sebagai rujukan, otorita yang menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan teks di atasnya

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Daftar Istilah (glossary)

Arti :(1) daftar berabjad yang berisi istilah-istilah sulit, usang/kuno, tidak lazim, teknis, dialek, atau lainnya dalam suatu bidang ilmu, biasanya disertakan pada batasan atau definisinya;

(2) sekumpulan sinonim atau padanan kata dari dua bahasa atau lebih

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Daftar Referensi

Arti : Kumpulan sumber informasi yang digunakan dalam sebuah penulisan, yang disusun secara alfabetis. Lihat Bibliografi

Sumber : http://petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan :Daftar Tajuk Subjek (subject heading lists)

Arti :  Daftar tajuk subjek yang berstruktur dan terkendali untuk digunakan dalam katalog beradjad; misalnya, Library of Congress Subject Headings (LCSH); lihat juga tersaurus

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dewey Decimal Classification (DDC)

Arti : Dibuat oleh Melvil Dewey sebagai klasifikasi pengetahuan untuk keperluan menyusun buku di perpustakaan. Terbit pada tahun 1876 dengan nama A Classification and Subject Index for Cataloguing and Arranging the Books and Pamphlets of a Library. DDC merupakan klasifikasi berdasarkan disiplin, bukan hanya pengelompokkan bahan pustaka berdasarkan subjek belaka. Pembagian kelas utama dan subklas berdasarkan disiplin akademis atau bidang kajian, bukannya berdasarkan subjek.

Sumber :Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Diorama (diorama)

Arti : Pola atau corak tiga dimensi dari suatu adegan atau pemandangan yang dihasilkan dengan menempatkan objek atau sasaran dan tokoh-tokoh di depan suatu latar belakang dengan perspektif yang sebenarnya sehingga dapat menggambarkan keadaan sebenarnya

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Disertasi (dissertation)

Arti :  Karya ilmiah yang disiapkan sebagai syarat untuk mencapai suatu gelar atau diploma

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dokumen Arsip (archival document)

Arti :    Dokumen yang diharapkan dapat tetap disimpan sedapat mungkin dalam bentuk aslinya untuk fakta yang ditunjukkan oleh dokumen itu sendiri dan dalam konteks dokumen itu

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dokumen Hukum (legal file)

Arti :  Koleksi bahan yang berhubungan dengan kasus-kasus hukum; boleh jadi termasuk laporan singkat, keputusan, atau kejadian yang bersejarah

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dokumentalis (documentalist)

Arti :Orang yang aktif dalam pekerjaan dokumentasi atau ahli informasi yang terlibat dalam pekerjaan mengumpulkan koleksi dan menyebarluaskan informasi; bertugas, antara lain, mengumpulkan informasi yang terdapat dalam dokumen, data, dan sumber lain serta meramunya menjadi informasi

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Dokumentasi

Arti :Penyusunan, penyimpanan, temu balik penyebaran, evaluasi terhadap setiap informasi yang direkam dalam bidang ilmu pengetahuan (sains), teknologi, ilmu-ilmu sosial dan kemanusiaan

Sumber :Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Edisi

Arti :Memberikan informasi mengenai sebuah dokumen, dimana dokumen diterbitkan atau keterangan penerbitan dalam berbagai bentuk (misalnya edisi 3, edisi diperluas, revised and expanded edition by..., illustrated edition, edisi lengkap)

Sumber :Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan :Ensiklopedia (encyclopedia)

Arti :Terbitan yang memuat informasi mengenai semua subjek atau terbatas pada subjek tertentu, yang disusun secara bersistem (pada umumnya berabjad

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Eksplisit (explicit)

Arti :Pernyataan pada akhir teks suatu manuskrip atau buku awal masa cetak, atau pada akhir salah satu bagiannya, yang menunjukkan kesimpulannya; kadang-kadang juga memuat nama pengarang serta judul karya itu

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Guru Pustakawan (teacher librarian)

Arti :Seorang guru yang juga merangkap sebagai pustakawan perpustakaan sekolah

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Hak Pengarang (author`s right)

Arti : Hak yang diberikan kepada pengarang berdasarkan undang-undang hak cipta

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Hak Pengarang Dilindungi (all rights reserved)

Arti :Ungkapan di dalam buku, biasanya terletak di balik halaman judul; ungkapan itu memberitahukan bahwa hak cipta dilindungi dan tuntutan pengadilan akan diambil terhadap orang yang menyalahi hak cipta

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Awal (preliminaries)

Arti :Bagian buku yang mengawali halaman pertama; urutannya adalah : judul pengenal, halaman muka, judul buku, hal ihwal edisi penerbitan (tahun terbit pertama, tahun cetak ulang, dan edisi perbaikan selanjutnya), halaman penerbit, halaman persembahan, ucapan terima kasih, daftar isi, daftar ilustrasi, daftar singkatan, prakata, pengantar, daftar ralat; semuanya, kecuali halaman muka yang berhadapan dengan halaman judul harus dimulai pada halaman kanan, tetapi daftar ralat harus diletakkan pada halaman kiri atau dicetak pada lembar terpisah untuk kemudian direkatkan pada buku tersebut

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Belakang (back page)

Arti :    isi halaman buku atau manuskrip yang bernomor genap; bagian belakang halaman buku

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Isi (contents page)

Arti :  Halaman yang biasanya terdapat sebagai halaman awal yang memuat daftar isi buku

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Judul (title-page)

Arti : Rekto halaman kedua yang mencantumkan judul selengkapnya, judul tambahan (jika ada), nama lengkap pengarang dengan gelar pendidikan, edisi, nama, dan alamat penerbit, serta tanggal terbit, verso halaman itu juga memberikan keterangan edisi, nama percetakan, kadang-kadang alamatnya, nama penjilid, jenis huruf, dan kertas yang dipakai, pemegang hak cipta; untuk buku-buku Amerika dicantumkan juga nomor kartu Library of Congress

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Judul Tambahan (added title page)

Arti :  Halaman judul yang merupakan penambahan halaman judul yang dijadikan dasar untuk memuat entri utama; letak halaman penambah itu dapat sebelum atau sesudah halaman judul, dapat merupakan halaman judul seri, atau halaman judul dalam bahasa lain yang ditempatkan pada bagian depan atau bagian belakang buku; lihat juga judul setara

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Judul Utama (main title page)

Arti : Halaman judul yang dipakai sebagai dasar pengambilan elemen-elemen yang diperlukan untuk pembuatan entri katalog; lihat juga halaman judul tambahan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Halaman Persembahan dedication leaf)

Arti : Halaman yang dimaksudkan sebagai tanda hormat pengarang kepada satu atau beberapa orang; halaman ini lazimnya dicantumkan pada halaman rekto sesudah halaman judul; juga disebut halaman dedikasi

Sumber :Kamus istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Halaman Tanpa Nomor (blind page)

Arti : Halaman kosong yang ikut terhitung dalam keseluruhan jumlah halaman buku; halaman ini biasanya terdapat pada halaman awal

Sumber : Halaman Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Homograf (homograph)

Arti : Nama untuk konsep berbeda yang ejaannya sama; misalnya, rapat `tak ada jaraknya` dengan rapat `sidang`; dari kegagalan pengendalian homograf timbul pengurangan ketepatan; lihat juga penentu; peran; sinonim

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : ICA

Arti : The International Council on Archives

ICA diciptakan untuk memupuk pengembangan arsip dan kerjasama internasional di bidang kearsipan, terutama bertindak selaku ajang pertemuan bagi arsiparis dan organisasi yang berkaitan dengan arsip.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Ilustrasi

Arti : Gambar atau foto yang menyertai tulisan dalam media cetak, dimaksudkan untuk menjelaskan tulisan itu, disamping berfungsi untuk memperindah halaman dari segi tata muka

Sumber : Thesaurus Kehumasan ABCDE+ / Puspen Sekjen Depdagri (2005)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Impresum (Imprint)

Arti : Keterangan dalam buku mengenai penerbitan atau pencetakannya; disebut juga biblio; impresum penerbit adalah nama penerbit dan tahun serta tempat terbit yang biasanya terdapat di bagian bawah halaman judul dan kadang-kadang lebih lengkap di baliknya; impresum pencetak menjelaskan nama pencetak dan tempat pencetakan, biasanya terdapat di balik halaman judul, di halaman terakhir teks, atau di halaman berikutnya.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/Oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Indeks (Index)

Arti :  (1) Daftar yang merupakan petunjuk letak kata, konsep, dan hal lain yang terdapat dalam terbitan, dokumen, dan bentuk rekaman lainnya; susunannya biasanya berabjad untuk memudahkan pemakai menemukan entrinya yang disertai rujukan (biasanya nomor halaman atau simbol lain) ke tempat masalah yang dicari itu diuraikan; (2) Hal yang berhubungan dengan penyusunan katalog sebagai petunjuk temu kembali untuk isi dan rak-rak penyimpan koleksi; dalam banyak segi indeks adalah sinonim dengan katalog; namun, jika entri indeks hanya menunjukkan tempat suatu subjek, maka entri katalog juga memuat pemerian dokumen yang berhubungan dengan suatu subjek.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/Oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Indeks Bibliografi (Bibliographic index)

Arti : (1) Daftar makalah atau terbitan, misalnya buku atau artikel majalah, yang disusun bersistem dengan atau tanpa anotasi; (2) Indeks untuk terbitan atau artikel yang tidak memberikan penjabaran mengenai isinya kecuali rujukan bibiografi.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/Oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Indeks Khusus (Alphabetical subject index)

Arti :  Daftar berabjad semua subjek yang ditampilkan dalam sebuah skema klasifikasi buku atau sebuah katalog berkelas yang mempunyai rujukan ke notasi kelas, tempat subjek masing-masing itu dimuat tempat subjek masing-masing itu ditampilkan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Indeks Majalah (Periodical index)

Arti : (1) Indeks untuk satu volume majalah atau lebih; (2) Indeks subjek untuk sekelompok majalah, biasanya terbit secara kumulatif dan pada selang waktu yang pendek.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/Oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Indeks Relatif (Relative index)

Arti :(1) Indeks berabjad untuk sebuah skema klasifikasi yang semua hubungan dan aspek subjeknya disatukan di bawah satu entri indeks; (2) Indeks sebuah skema klasifikasi yang juga menerjemahkan istilah bahasa alamiah menjadi nomor kata dengan cara menempatkan nomor kelas itu sesudah istilah bahasa alamiah; indeks demikian digunakan untuk Kelasan Desimal Dewey; indeks untuk skema Kelasan Cutter dan Library of Congress serta Encyclopedia Britannica merupakan indeks relatif; lihat juga indeks khusus.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Indeks Sitiran (Citation indexing)

Arti : Pengelompokan karya berdasarkan sitiran umum karya lain; indeks sitiran (seperti Science Citation Index) adalah daftar karya sitiran, setiap sitiran itu diikuti oleh daftar karya yang menyitirnya.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : ISBN

Arti :  International Standard Book Number yaitu standar internasional penomoran baku untuk buku

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : ISSN

Arti : International Standard Serial Number yaitu standar internasional penomoran baku untuk majalah

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Jasa Referal

Arti : Jasa Referal tidak disediakan bagi pemakai dokumen atau informasi yang aktual yang diperlukan untuk menjawab pertanyaannya tetapi memandunya ke sumber-sumber sekunder seperti terbitan-terbitan sekunder, unit-unit informasi, organisasi-organisasi profesional, lembaga-lembaga riset, atau para spesialis sebagai individu sehingga ia dapat memperoleh jawabannya.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan :Jasa Rujukan (Reference Service)

Arti : Penyelenggaraan dan pengaturan pelayanan rujukan oleh perpustakaan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Jilidan (Binding)

Arti : (1) Sampul suatu jilid buku; (2) Hasil akhir proses penjilidan buku; (3) Sejumlah buku di perpustakaan yang akan dijilid kembali atau yang sudah dijilid kembali.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Judul Analitik (Title Analitic)

Arti : Judul karangan yang terbit dalam seri atau kumpulan yang "dikeluarkan" dan ditempatkan dengan pengarangnya sebagai tajuk pada entri tambahan; lihat juga entri analitis; entri tambahan pengarang-judul.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Judul Paralel

Arti : Artinya judul yang sama tertera dalam berbagai bahasa: misalnya, Uhuruni mwanzo = Freedom and After = La Liberte et apres. Yang digunakan ialah judul asli lengkap bersama-sama anak judul dan tambahan lain. Bilamana terdapat judul paralel, maka semuanya digunakan.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Judul Seragam (Conventional Title; Uniform Title)

Arti : (1) Judul kesatuan untuk karya tulis yang terbit dengan berbagai judul seragam; judul seragam harus merupakan judul yang paling dikenal dan digunakan juga untuk entri katalog; (2) Judul seragam yang dibentuk dari istilah-istilah yang menyatakan bentuk atau subjek suatu karya dan disusun dalam urutan yang telah diterima secara umum; kebanyakan digunakan dalam pengatalogan karya musik; disebut juga judul konvensional; lihat juga judul penjajaran; judul standar.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Buku (Book Card)

Arti : Kartu atau lembaran plastik tempat mencantumkan tanda-tanda pengenal buku yang dipinjamkan di perpustakaan; biasanya mencakup; tanda pinjaman, nomor induk, nomor kelas, pengarang, dan judul; kartu ini diperlukan untuk mencatat buku yang dipinjamkan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Katalog (Catalog Card)

Arti : (1) Kartu biasa atau bergaris yang digunakan untuk mencatat entri katalog; (2) kartu yang berisi entri katalog.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Kendali

Arti : (1) Kartu yang mencatat bentuk yang dipilih untuk tajuk entri katalog; apabila tajuk itu berupa nama orang, diberikan acuan kepada sumber-sumber dan catatan-catatan mengenai berbagai bentuk nama itu; apabila nama lembaga, yang diberikan adalah sumber-sumber, sejarah singkat, dan segala perubahan nama lembaga yang bersangkutan; (2) Kartu yang mencatat nomor kelas yang ditentukan oleh pengelas untuk suatu subjek serta entri-entri indeks subjek yang dibuat untuk subjek itu; apabila indeks berangkai digunakan, harus dibuat entri-entri untuk setiap tahapan sewaktu menentukan nomor kelas; (3) Kartu permintaan atau rekomendasi dalam pengadaan; dinamakan demikian karena tercantum tanda tangan petugas yang menyetujui permintaan tersebut; lihat juga indeks berangkai; jajaran kendali nama; jajaran kendali subjek.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Pinjam (Call card; Call Slip)

Arti : Formulir untuk mencantumkan nama pengarang, judul, dan nomor panggilan buku yang diminta di perpustakaan rujukan atau perpustakaan perguruan tinggi.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kartu Pinjam (Call card; Call Slip)

Arti : Formulir untuk mencantumkan nama pengarang, judul, dan nomor panggilan buku yang diminta di perpustakaan rujukan atau perpustakaan perguruan tinggi.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kata Kunci (Keyword)

Arti : Istilah penting yang terdapat dalam judul dokumen atau dalam sarinya, yang menjadi dasar dalam pengindeksan bahasa alamiah.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kata Kunci Majemuk (Compound Catchword)

Arti : Kata yang dituliskan dengan garis penghubung, tetapi yang harus diperlakukan seakan-akan garis penghubung itu tidak ada (dalam pengindeksan).

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Katalog Manual

Arti : Merupakan jenis katalog tradisional yang menggunakan lembar lepas atau kartu atau berbentuk buku.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Katalog Manuskrip (Manuscript Catalogue)

Arti : Katalog yang ditulis dengan tangan atau diketik.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Katalog Perpustakaan

Arti : Daftar koleksi perpustakaan. Daftar ini bisa berupa kartu yang dijajar dengan aturan tertentu atau berupa program komputer/online yang bisa diakses dari alamat tertentu.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kepustakawanan

Arti : Penerapan pengetahuan (ilmu perpustakaan) dalam hal pengadaan, penggunaan serta pendayagunaan buku (dalam arti luas) di perpustakaan serta perluasan jasa perpustakaan.

Sumber : Pengantar Ilmu Perpustakaan / oleh Sulistyo Basuki (1991)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kereta Buku (Automatic Book Conveyor; Book Carrier; Book Conveyer)

Arti  : Sarana mekanis untuk mengangkat buku dan bahan lainnya ke bagian-bagian di perpustakaan, yang bekerja dengan prinsip rantai tak berujung dan dapat berjalan datar (di satu lantai) ataupun naik turun.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kerja Sama Pengadaan (Co-operative Acquisition)

Arti :    Sistem organisasi dan koordinasi pengadaan antara dua atau lebih organisasi dokumenter (perpustakaan, arsip, atau pusat dokumentasi) pada tingkat lokal, nasional, regional, atau internasional untuk menjamin agar satu kopi dari setiap terbitan disimpan di daerah geografi yang bersangkutan.

Sumber :Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kerja Sama Pengatalogan (Co-operative Cataloguing)

Arti : Kerja sama pengatalogan di antara sejumlah perpustakaan yang meliputi kerja sama dalam hal pembiayaan dan atau tenaga kerja pengatalogan untuk menghindari duplikasi pekerjaan yang sama; jangan dikacaukan dengan pengatalogan terpusat; lihat juga katalog induk.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Klasifikasi (Classification)

Arti : Proses yang berhubungan dengan penyusunan benda-benda menurut susunan yang logis berdasarkan tingkatan kesamaan benda-benda itu; khususnya penetapan tempat buku yang benar di dalam skema kelasan buku; lihat juga kelasan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kode Koleksi

Arti : Kode berupa huruf dan/atau angka yang menunjukkan jenis koleksi. Kode koleksi menunjukkan lokasi sebuah koleksi berada.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Buku (Book Collection; Book Stock)

Arti : Koleksi bahan pustaka yang ada di suatu perpustakaan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Koleksi Khusus (Special Collection)

Arti : Koleksi buku yang berkaitan dengan sejarah lokal, tokoh-tokoh, industri, atau mengenai subjek atau zaman tertentu, atau yang dikumpulkan karena alasan-alasan tertentu di perpustakaan yang bersifat umum.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Peminjaman (Loan Collection)

Arti : Koleksi buku, cetakan, atau gambar peta yang tersedia untuk digunakan di rumah.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Perpustakaan (Library Collection; Library Holdings; Library Resources)

Arti :  Seluruh jenis bahan yang dikumpulkan oleh sebuah perpustakaan bagi para pemakainya.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Rujukan (Reference Collection)

Arti :  Koleksi buku yang tidak boleh dipinjamkan ke luar perpustakaan; disebut juga koleksi acuan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Koleksi Tandon (Reserve Collection)

Arti : (1) Bahan pustaka yang jarang digunakan; karena itu, tidak disimpan di rak terbuka, tetapi dapat diminta jika diperlukan; (2) Bahan pustaka yang banyak diminta karena merupakan bacaan wajib (pada perpustakaan perguruan tinggi); disimpan di tempat khusus dan hanya dapat dibaca di tempat atau dapat dipinjam untuk jangka waktu pendek, misalnya, satu malam.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Konkordans (Concordance)

Arti : (1) Buku yang disusun sebagai indeks berabjad dari semua bagian atau kata-kata penting suatu karya dengan menunjukkan konteks bagian dan ungkapan itu di dalam teks karya yang bersangkutan; (2) Indeks berabjad dari kata-kata dalam suatu dokumen, tiap istilah yang ada dalam dokumen dijadikan entri indeks (dalam pengindeksan mesin); karena tidak ada pemilihan istilah untuk jenis indeks ini, mesin dapat mengerjakannya dengan baik.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Konkordans (Concordance)

Arti : (1) Buku yang disusun sebagai indeks berabjad dari semua bagian atau kata-kata penting suatu karya dengan menunjukkan konteks bagian dan ungkapan itu di dalam teks karya yang bersangkutan; (2) Indeks berabjad dari kata-kata dalam suatu dokumen, tiap istilah yang ada dalam dokumen dijadikan entri indeks (dalam pengindeksan mesin); karena tidak ada pemilihan istilah untuk jenis indeks ini, mesin dapat mengerjakannya dengan baik.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Konsultan Perpustakaan

Arti : Lihat : Penasihat Perpustakaan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kopi Jilid (Binding Copy)

Arti : Buku rusak yang perlu dijilid kembali.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kopi Pengarang (Binding Copy)

Arti : Buku yang diberikan kepada pengarangnya sebagai penghargaan penerbit.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kopi Pengganti (Replacement)

Arti : (1) Buku yang dibeli sebagai pengganti buku serupa yang telah rusak; (2) Pekerjaan rutin yang meliputi penggantian volume lama dengan yang baru.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kosakata Indeks

Arti : Serangkaian istilah yang mewakili konsep dalam suatu bahasa indeks, yang terdiri dari pemeri, pemerinci, dan istilah entri; lihat juga kosakata indeks berstruktur, kosakata indeks terkendali; pengindeksan bahasa alamiah; sintaksis

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kosakata Indeks Berstruktur

Arti : Kosakata yang memperagakan hubungan antara istilah-istilah baik dengan cara mendekatkan letaknya seperti pada katalog berkelas, maupun dengan acuan; kosakata ini dapat meningkatkan panggilan kembali karena mengingatkan penelusur kepada kelas-kelas subordinat, superordinat, yang selaras, dan tambahan yang mungkin dapat memberi informasi lebih banyak; juga dapat meningkatkan ketepatan karena membantu dalam mempersempit penelusuran.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Kosakata Indeks Terkendali

Arti : Kosakata indeks yang mengenali dan mengendalikan sinonim, bentuk kata yang berbeda, dan homograf; dengan demikian, pencari dibawa ke semua dokumen yang ada; dengan sinonim atau bentuk kata apa saja yang ia gunakan dalam penelusurannya; pengendalian sinonim dan bentuk kata meningkatkan panggilan kembali, sedangkan pengendalian homograf meningkatkan ketepatan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Label

Arti : Pengenal terbaca mesin yang terdiri atas aksara alfanumerik yang sering memberikan informasi mengenai satu volume atau jajaran

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Laminasi

Arti : Metode pengawetan kertas yang mudah robek atau halaman buku yang tipis atau rusak dengan menempatkannya di antara dua lembar bahan terma plastik yang transparan dan memanaskannya di bawah tekanan; kertas dengan demikian menjadi terlindung dan tahan kondisi udara

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Laci Katalog

Arti : Laci tempat menyimpan kartu-kartu katalog

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Lihat

Arti :Rujukan dari tajuk yang tidak ada entrinya ke satu atau beberapa tajuk lain yang ada entrinya (dalam pengatalogan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Lihat Juga

Arti : Rujukan yang sering dijumpai dalam katalog berabjad dan kadang-kadang dalam katalog berkelas; dibuat dari tajuk yang ada entrinya ke tajuk lain yang berkaitan (see also)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Manuskrip

Arti : Dokumen jenis apa saja yang ditulis tangan, teks musik, atau karangan sastra dalam bentuk tulis tangan atau ketikan, yang dalam bentuk itu belum diperbanyak dalam jumlah besar; singkatan untuk manuskrip adalah MS (jamak: MSS); disebut juga naskah (manuscript)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Meja Informasi

Arti : Meja di perpustakaan atau di kantor dengan satu atau beberapa pegawai yang bertugas memberikan informasi; jasa ini beragam, dari yang hanya menunjukkan bagian-bagian dalam gedung sampai ke jasa informasi penuh dengan menggunakan sumber rujukan dan bahan lainnya yang sesuai (information desk)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Meja Informasi

Arti : Meja di perpustakaan atau di kantor dengan satu atau beberapa pegawai yang bertugas memberikan informasi; jasa ini beragam, dari yang hanya menunjukkan bagian-bagian dalam gedung sampai ke jasa informasi penuh dengan menggunakan sumber rujukan dan bahan lainnya yang sesuai (information desk)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Meja Pinjam

Arti : Meja yang dipakai untuk melaksanakan transaksi peminjam koleksi perpustakaan; disebut juga meja sirkulasi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : mnemonics

Arti : sesuatu (tidak selalu angka atau huruf) untuk memudahkan pemakai mengingat kembali. Istilah mnemonik mengacu bahwa bila sebuah topik muncul dalam bagan klasifikasi, topik itu diwakili oleh simbol yang sama. Misalnya pada Dewey Decimal Classification, dalam bidang Sastra, untuk puisi digunakan notasi 1 (namun notasi 1 tidak selalu berarti sastra). Maka pembaca akan melihat bahwa 811 (Puisi Amerika), 821 (Puisi Inggris), 831 (Puisi Jerman, 899.221 (Puisi Indonesia), dan sebagainya.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Monograf

Arti : (1) Karangan mandiri mengenai subjek tunggal, sekelompok subjek, atau mengenai satu orang; biasanya terperinci dalam penjelasanya, tetapi tidak luas ruang lingkupnya; sering berisi bibliografi yang luas; kadang-kadang diterbitkan secara berseri; (2) semua terbitan yang bukan terbitan berseri (dalam pengatalogan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Induk

Arti : Nomor yang diberikan kepada buku sesuai dengan nomor pendaftaran uku itu dalam buku induk

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Kelas

Arti : Satu angka atau lebih yang menunjukkan kelas untuk buku itu pada skema klasifikasi yang digunakan; dalam penempatan relatif, angka ini juga menunjukkan letak buku pada rak dalam hubungannya dengan subjek-subjek lain

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Panggil

Arti : Adalah nomor berupa kombinasi angka dan huruf yang biasanya terdiri dari kode koleksi, nomor klasifikasi koleksi, huruf tanda nama pengarang dan/atau judul koleksi. Nomor ini digunakan untuk mengenali dan menunjukkan lokasi sebuah koleksi di perpustakaan. Penempatan koleksi di rak disusun berdasarkan nomor panggil koleksi.

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Rak

Arti : Nomor yang diberikan kepada rak untuk membantu temu kembali suatu buku; dalam nomor ini termasuk nomor buku (dalam penempatan tetap)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Nomor Seri

Arti : Nomor yang diberikan oleh penerbit pada tiap buku atau karya musik yang diterbitkan berseri; seri itu dapat berisi judul-judul yang tidak berkaitan atau dapat juga saling berkaitan berdasarkan subjek, bentuk musik, dan alat peraga (musik)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pangkalan Data Bibliografi

Arti : koleksi rekaman bibliografis dalam bentuk terbaca mesin; misalnya, BISA? ERIC? INSPEC? LISA? DAN MARC

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Pangkalan Data Nonbibliografi

Arti : koleksi rekaman yang berisi data yang bukan data bibliografi; misalnya, substruktur kimia, informasi dunia usaha dan ekonomi, informasi hukum; kadang-kadang juga disebut bank data

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pembimbing Pembaca (reader`s adviser)

Arti : Anggota staf profesional, berpengalaman, dan cendekia yang diberi tugas membimbing pembaca dalam memilih buku, menarik perhatian pembaca iseng untuk membaca cara menjalin hubungan erat dengan lembaga pendidikan dan secara umum mengembangkan daya guna buku

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)]

 

Nama Istilah Perpustakaan : Penandaan (Designation)

Arti : Pernyataan mengenai sifat sumbangan seseorang untuk suatu karya dalam bentuk seperti tajuk pengarang misalnya, Smith, F.editor

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan :Penelusuran (Searching)

Arti : Langkah pemeriksaan buku pada katalog untuk memastikan apakah buku itu merupakan duplikat, edisilain dari buku yang sudah ada, atau judul baru yang harus ditambahkan pada koleksi; pada pengatalogan awal penelusuran mencatat deskripsi katalog dan subjek secara terperinci karena hali ini dapat membantu pengatalogan; sering pula disiapkan slip penelusuran untuk membakukan pekerjaan ini; istilah ini berlaku juga untuk pemeriksaan judul-judul buku yang dipesan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pengatalogan

Arti : Proses menyiapkan entri katalog (dalam arti sempit); juga dapat mencakup proses penyiapan buku untuk ditempatkan di rak atau persiapan entri untuk katalog.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pengindeksan Bebas (Free indexing)

Arti : Entri-entri indeks yang ditentukan untuk suatu dokumen dapat terdiri atas kata-kata atau frase yang dipilih dari jumlah kata atau frase yang oleh pengindeks dianggap entri-entri yang cocok walaupun kata-kata atau frase itu tidak terdapat dalam dokumennya (dalam pengindeksan selaras).

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pengindeksan Tuntas (Depht indexing; exhaustive indexing)

Arti : Pengindeksan dokumen secara terperinci dengan membuat entri-entri khusus untuk subjek, orang, tempat, dan sebagainya yang disebut di dalam dokumennya; juga disebut pengindeksan terperinci; lihat juga ketuntasan.

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Penjajaran atau Filing

Arti : Berarti penyusunan dokumen menurut urutan tertentu tertentu agar dokumen dapat ditemubalik secara mudah dan cepat apabila diperlukan.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Penyebaran Informasi (Dissemination of Information)

Arti : Pengiriman atau penyebaran informasi oleh perpustakaan atau ahli informasi kepada para anggota suatu organisasi atas permintaan atau atas kehendak sendiri; sarana yang digunakan, antara lain, ialah majalah, berita, sari, memorandum, surat, wawancara pribadi, atau pembicaraan telephon, dapat juga berupa catatan-catatan yang menyertai artikel, memorandum, guntingan atau laporan; dapat juga dengan menggarisbawahi kalimat atau menandai paragraf dalam bahan-bahan tadi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Penyebaran Informasi Terpilih

Arti : Adalah suatu prosedur untuk memberikan kepada pemakai atau kelompok pemakai acuan dari dokumen-dokumen yang berhubungan dengan bidang yang diminati.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : periferal

Arti : Perangkat yang dijalankan dengan pengendalian komputer yang memasukkan, mengeluarkan, atau menyimpan data

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Plagiat

Arti : Menyalin tulisan orang lain, kemudian menerbitkannya sebagai karya asli (plagiarism)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan: Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Arti : Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) adalah satuan organisasi di lingkungan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang berkedudukan di Ibukota Negara, yang bertugas menghimpun, menyimpan, melestarikan dan mendayagunakan seluruh terbitan berkala dan berseri yang diterbitkan di wilayah Negara Republik Indonesia

Sumber : Peraturan Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan Nomor P.03/11-Um/2005 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan Karya Cetak dan Karya Rekam

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pustakawan

Arti : Seseorang yang mengurus perpustakaan dan koleksinya, memilih buku-bukunya, bahan-bahan buku, dan dokumen lainnya, serta memberikan informasi dan pelayanan peminjaman untuk memenuhi keperluan pemakainya

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Pustakawan Khusus

Arti : Pustakawan yang bertanggung jawab atas, atau bekerja di perpustakaan khusus, dan yang seharusnya memiliki pengetahuan kepustakaan subjek yang menjadi cakupan perpustakaan itu (bukannya pengetahuan khusus mengenai subjek itu sendiri), dan juga cara pengaturan kepustakaan tersebut untuk memudahkan penggunaannya (special librarian)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Registrasi ISBN (International Standard Book Number)

Arti :  Registrasi ISBN (International Standard Book Number) adalah registrasi untuk memperoleh identitas nomor buku standar internasional yang akan diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI.

Sumber : Peraturan Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan Nomor P.03/11-Um/2005 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan Karya Cetak dan Karya Rekam

 

Nama Istilah Perpustakaan : Registrasi ISSN (International Standard Serial Number)

Arti : Registrasi ISSN (International Standard Serial Number) adalah registrasi untuk memperoleh identitas penomoran terbitan berkala dan berseri yang akan diterbitkan oleh Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah (PDII) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Sumber : Peraturan Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan Nomor P.03/11-Um/2005 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengelolaan Karya Cetak dan Karya Rekam

 

Nama Istilah Perpustakaan : Reprografi

Arti : Reproduksi faksimil segala macam dokumen dengan proses apa saja yang menggunakan cahaya, panas atau radiasi listrik, seperti fotokopi, mikrokopi, dan cetak biru; juga reproduksi dengan mesin stensil dan alat perkantoran lainnya (reprography)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Rujukan

Arti : (1) Petunjuk dalam daftar atau katalog yang mengarahkan supaya pemakai juga melihat pada tajuk lain, biasanya yang berbeda ejaannya atau yang ada kaitannya dengan tajuk rujukan itu; disebut juga acuan; (2) bagian dari jasa perpustakaan yang meliputi bimbingan pembaca dalam menelusur informasi; (3) tugas dari perpustakaan rujukan. (reference; reference work)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan dan Dokumentasi/oleh Nurhaidi Magetsari, dkk. (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Sarana Temu Kembali (Retrieval Device)

Arti :Rekaman dokumen atau informasi yang perlu diperiksa untuk mengetahui bahwa apa yang diperlukan terdapat dalam koleksi, majalah sari, buku teks, katalog perpustakaan, pemilih mekanik, atau pemroses data elektronik (komputer) yang digunakan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Seri Monograf (Monograph Series)

Arti : Rangkaian monograf yang mempunyai judul berseri dan juga judul untuk masing-masing monograf terpisah; sering diterbitkan oleh suatu universitas atau perhimpunan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Silang Layan (Interlibrary Loan)

Arti : Peminjaman buku antara perpustakaan, baik yang sistemnya sama maupun yang sistemnya berbeda, untuk pemakai khusus

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Simpan-temu Kembali (Storage and Retrieval)

Arti : Pencatatan koleksi berbagai macam bahan pustaka dan informasi yang terdapat dalam bahan tersebut serta cara menemukannya kembali dengan bantuan kartu katalog, indeks, dan terutama kartu tebuk jenis sarana catatan lainnya yang digunakan mesin pilah yang berkecepatan tinggi

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Sistem Entri Dokumen (Item Centry System)

Arti : Sistem pengindeksan pascalaras yang tiap kartunya mewakili satu dokumen; subjek dokumen--juga pendekatan lainnya--dinyatakan pada kartu dalam bentuk lubang; dalam sistem dokumen, kartu-kartu dapat tersusun secara acak, tetapi seluruh jajaran harus ditelusuri untuk menjawab setiap pertanyaan; kartu-kartu itu dapat memuat informasi lengkap menggenai dokumen, mungkin berupa kopi dokumennya dalam bentuk mikro atau foto dalam hal karya seni

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Sistem Pengindeksan pascalaras (Post-co-ordinate Indexing System)

Arti : Sistem pengindeksan yang hany menggunakan konsep-konsep sederhana sebagai tajuk dengan sejumlah entri di bawahnya dan menyediakan alat bantu sehingga pemakai dapat menghubungkan konsep-konsep tunggal tadi untuk menyusun, subjek majemuk yang diinginkannya; lihat juga sistem pengindeksan pralaras

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Sistem Pengindeksan Pralaras (Pre-co-ordinate Indexing System)

Arti : Sistem pengindeksan yang menggabungkan istilah pada saat mengindeks suatu dokumen dan menempatkan istilah gabungan itu sebagai tajuk pada entri dokumen (dalam temu kembali informasi); sistem ini dikenal sebagai precis dan digunakan untuk entri-entri dalam Bibliografi Nasional Inggris; sistem seperti ini melaraskan istilah-istilah untuk membentuk kelas majemuk pada tahap pengindeksan dan digunakan dengan skema kelasan, katalog berkelas, dan katalog subjek berabjad; lihat juga sistem penindeksan pascalaras

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Spesialis Subjek

Arti : Merupakan sumber vital informasi mengenai dokumen.

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Subject Heading

Arti : Kata atau kata kunci yang terorganisir, digunakan untuk mencari/menelusur koleksi pada suatu subyek tertentu pada katalog atau index periodical/serial

Sumber : http://www.petra.ac.id

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tajuk (Heading)

Arti : (1) nama, kata, atau ungkapan yang dicantumkan pada awal suatu entri katalog dan berfungsi : (a) sebagai titik caeri atau titik pendekatan, (b) pengelompokan entri katalog yang berhubungan, (c) penentuan letaknya dalam jajaran tajuk pada entri katalog, pada umumnya berupa nama orang, badan korporasi atau judul, dan dapat juga berupa nomor kelas (dalam pengatalogan); lihat juga kata entri; tajuk bentuk; tajuk seragam; tajuk tambahan; tajuk tambahan bentuk; (2) tajuk tambahan yang digunakan untuk membagi satu bab dalam buku (dalam pencetakan)

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tajuk Subjek

Arti : Merupakan deskriptor yang dibentuk dari kata tunggal atau kata majemuk dipilih secara empiris dari teks dokumen dengan tujuan memeri pada tingkat ketepatan yang moderat berbagai subjek yang diliput unit informasi

Sumber : Sulistyo Basuki. Teknik dan Jasa Dokumentasi. 1992

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tajuk Subjek (Subject Heading)

Arti : Kata atau kelompok kata yang digunakan dalam katalog, indeks, bibliografi, dan jajarannya lainnya sebagai entri untuk buku-buku dan bahan pustaka lainnya mengenai subjek tertentu; entri tersebut disusun menurut abjad; tajuk ini dapat meliputi tanda baca yang digunakan sebagai alat bantu untuk menentukan tajuk subjek yang tepat dan untuk mendapatkan keseragaman

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Temu Kembali (Retrieval)

Arti : (1) usaha yang meliputi menemukan kembali, mendapatkan kembali, menelusuri surat, dan mendapatkan dokumen; dapat juga berarti pergi ke tempat tertentu dan kembali lagi dengan objek atau dokumen yang diperlukan; (2) usaha dan cara mendapatkan (a) fakta serta informasi lain yang telah dicatat dan diindeks berdasarkan subjeknya, atau (b) dokumen yang berisi fakta yang diperlukan tersebut; lihat juga sarana temu kembali

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tesaurus (Thesaurus)

Arti : (1) gudang atau harta pengetahuan; istilah yang paling dikenal melalui penggunaannya dal judul Theasurus of English Words and phrases karya P.M. Roget yang pertama terbit tahun 1852 dan sering direvasi; (2) sarana kendali yang digunakan untuk menerjemahkan dari bahasa alamiah dokumen ..... ke suatu sistem bahasa yang lebih terbatas, yakni bahasa dokumen dan bahasa informasi (bahasa menurut fungsinya); kosakata yang terkendali dan dinami, terdiri atas istilah-istilah yang berhubungan secara sematik dan generik yang meliputi suatu bidang pengetahuan khusus (batasan menurut strukturalnya); lihat juga daftar tajuk subjek

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Tinjauan Pustaka (Literattur Survey)

Arti : (1) bibliografi yang berhubungan dengan subjek khusus dan yang mendaftarkan bahan, baik yang terdapat dalam koleksi khusus maupun dalam satu perpustakaan atau lebih; (2) daftar yang memuat rujukan lengkap ke buku -buku terbitan baru dan artikel majalah mutakhir mengenai subjek tertentu, biasanya disusun oleh pustakawan atau petugas informasi di lembaga industri atau penelitian untuk anggota organisasi itu; disebut juga survei literatur mutakhir

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Ulasan (Book Review, Review)

Arti : Penilaian terhadap suatu karya sastra yang diterbitkan dalam majalah atau surat kabar, apabila yang dinilai buku, disebut juga ulasan buku, lihat juga majalah tinjauan

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)

 

Nama Istilah Perpustakaan : Unit Bibliografi (Bibliographic Unit)

Arti : (1) semua dokumen, bagian dokumen, atau beberapa dokumen yang secara menyeluruh membentuk satu kesatuan bibliografi, yang di dalam sistem pemberian bibliografis diperlakukan sebagai satu wujud; (2) kelompok yang bekerja sama sebagai tim dalam penyusun

Sumber : Kamus Istilah Perpustakaan Dan Dokumentasi / oleh Nurhaidi Magetsari, dkk (1992)